Komponen yang ada pada sirkuit laptop dan symbol yang mewakilinya

Tujuan  dari sirkuit elektronik adalah untuk mengendalikan aliran arus listrik, telah ditemukan secara eksperimen bahwa intensitas  berbagai efek listrik terkait  dengan jumlah muatan yang melewati daerah tertentu berdasarkan per satuan waktu.  Dengan mengetahui  jumlah ini kita dapat mengetahui  intensitas dan variasi  reaksi atas efek ini.  Itulah  yang disebut dengan arus,sehingga  menyajikan ketertarikan dan minat tersendiri  dalam bidang teknik elektronika.

Dalam prakteknya, aliran arus  dapat dikendalikan oleh berbagai komponen elektronik.  Sebuah jaringan  komponen yang saling berhubungan yang dapat menyelesaikan tugas tugas  tertentu di dalam  sirkuit elektronik. 

Arus listrik adalah banyaknya elektron (muatan listrik) yang mengalir melalui suatu titik dalam Rangkaian listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan Coulomb/detik atau Ampere, Arus listrik mengalir dari kutub positif menuju kutub negative, hal itu disebabkan karena kutub positif memiliki potensial lebih tinggi dibanding kutub negative.

 

Tegangan adalah suatu perbedaan potensial yaitu perbedaan jumlah elektron yang berada dalam suatu materi. Di satu sisi materi terdapat elektron yang bertumpuk sedangkan di sisi yang lain terdapat jumlah elektron yang sedikit. Hal ini terjadi karena adanya gaya magnet yang mempengaruhi materi tersebut. Dengan kata lain, materi tersebut menjadi bertegangan listrik. Besarnya efek dari aliran listrik tersebut tergantung dari besarnya perbedaan elektron yang terkumpul di suatu materi (beda potensial).tegangan dapat diukur dengan satuan voltase.

 

Impedansi  menurut definisi adalah rasio tegangan terhadap arus. Komponen dalam sirkuit dapat dihubungkan secara seri atau paralel . Dengan koneksi paralel tegangan yang sama diterapkan untuk semua elemen .

 

Untuk memahami setiap  desain sirkuit dimulai dengan pengembangan skema.  Sebuah diagram  skematik adalah gambar di mana komponen diwakili oleh simbol-simbol grafis dan yang dapat mengkomunikasikan informasi tentang sirkuit tersebut.

Bahasa elektronik

Memahami bahasa elektronik berarti akan ada berbagai simbol skematik  yang mewakili perangkat komponen,konektor  dan kabel. Sebuah pemahaman dasar tentang simbol-simbol ini diperlukan untuk membaca skema.

Sebelum memulai untuk menemukan masalah pada motherboard kita akan mencoba untuk menerapkan simbol dan tata letak komponen yang terkandung  pada  diagram skematik yang mewakili dan  digambarkan pada motherboard, sehingga  kita memahami di mana porsi dimaksud dalam diagram pada motherboard.

 Elektronic Component  Symbol

 Capacitors (Diwakili oleh Hurup C atau PC)

Kondensator (Capasitor) adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad.

Capasitor diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.

Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor (capacitor).

Satuan dalam kondensator disebut Farad. Satu Farad = 9 x 1011 cm² yang artinya luas permukaan kepingan tersebut menjadi 1 Farad sama dengan 106 mikroFarad (µF), jadi 1 µF = 9 x 105 cm².

Satuan-satuan sentimeter persegi (cm²) jarang sekali digunakan karena kurang praktis, satuan yang banyak digunakan adalah:

 

1 Farad = 1.000.000 µF (mikro Farad)

1 µF = 1.000.000 pF (piko Farad)

1 µF = 1.000 nF (nano Farad)

1 nF = 1.000 pF (piko Farad)

1 pF = 1.000 µµF (mikro-mikro Farad)

 

Adapun cara memperluas kapasitor atau kondensator dengan jalan:

Menyusunnya berlapis-lapis.

Memperluas permukaan variabel.

Memakai bahan dengan daya tembus besar.

 

Wujud dan Macam Capacitor

Berdasarkan kegunaannya kondensator kita bagi dalam:

  1. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)
  2. Kondensator elektrolitElco)
  3. Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)

Jika anda lihat kapasitor jenis elektrolit, anda boleh baca nilai yang tertera pada badan kapasitor. Bagaimana pula dengan kapasitor jenis mika, seramik dan sebagainya? Kadang kala susah mengerti apakah kode yang tertera di atas badan kapasitor tersebut. Sebagai contoh 105. Kod 105 bermaksud nilainya adalah 1uF. Begini kiraannya:

105 = 10 + 5 sifar (00000)

= 10 + 00000

= 1 000 000 pF (piko)

= 1 000 nF (nano)

= 1 uF (mikro)

Coba lihat kode ini pula. 474J. Jika anda lihat kode seperti ini, 474J bermakna nilainya adalah 0.47uF. Bagaimana pula dengan huruf J? Huruf J mewakili nilai toleransi 5%. Seperti juga resistor yang terdapat nilai toleransi yang mewakili warna kode, kapasitor akan menunjukkan tanda huruf.

Beberapa tujuan dari penggunaan kapasitor dalam suatu rangkaian :

  1. sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain ( pada PS ).
  2. sebagai filter dalam rangkaian PS
  3. sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna.
  4. untuk menghemat daya listrik pada lampu neon.
  5. menghilangkan bouncing ( loncatan api ) bila dipasang pada saklar.

Macam – macam kapasitor :

  1. kapasitor tetap

2.kapasitor tidak tetap

Jenis-jenis kapasitor ada berbagai macam,diantaranya adalah di bawah ini.

* Menurut Polaritasnya

– Kapasitor Polar

Memiliki polaritas (+) dan (-).

Dalam pemasangannya harus diperhatikan polaritasnya dan tidak boleh dipasang terbalik. Pada bodynya terdapat tanda polaritasnya untuk menandai kaki yang berpolaritas (+) atau (-).

– Kapasitor Non Polar(Bipolar Capasitor)

Jenis kapasitor ini bisa dipasang bolak-balik.

* Menurut Bahan Pembuatannya

Kapasitor pada dasarnya adalah 2 buah lempeng logam(dielectric) yang dipisahkan oleh sebuah bahan isulator. Nah,bahan isulator inilah yg menentukan nama kapasitor tersebut.

Menurut bahan pembuatannya jenis2 kapasitor adalah :

– Kapasitor Elektrolit → isulatornya dibuat dari bahan elektrolit

– Kapasitor Mika → bahan isulatornya dibuat dari mika

– Kapasitor Udara → bahan isulatornya dibuat dari udara.

– Kapasitor Kertas,tantalum,milar,dsb.

* Menurut Ketetapan Nilainya

– Kapasitor Tetap/permanen

Nilai kapasitasnya tidak bisa diubah-ubah.

– Kapasitor Variable atau sering juga disebut VC atau Varco (variable capasitor)

Kapasitor jenis ini bisa kita ubah-ubah nilainya.

Fungsi kapasitor adalah untuk menyimpan arus/tegangan listrik. Untuk arus DC kapasitor berfungsi sebagai isulator/penahan arus listrik, sedangkan untuk arus AC berfungsi sebagai konduktor/melewatkan arus listrik.

Dalam penerapannya kapasitor digunakan sebagai filter/penyaring,perata tegangan DC pada pengubah AC to DC,pembangkit gelombang ac atau oscilator dsb.

Nilai kapasitor dapat kita lihat pada tulisan yang terdapat pada body-nya, misalnya 10 uF/16 V artinya nilai kapasitor itu adalah 10 mikro Farad dan bisa bekerja pada tegangan maximal 16 V,jika melebihi 16 V maka kapasitor ini akan mengalami ‘break down’ alias ko’it:-).

Farad adalah satuan nilai kapasitas dari kapasitor.

1 uF → 1 mikro Farad = 1 x 10 pangkat (-6) Farad = 0.000001 Farad

1 nF → 1 nano farad = 1 x 10 pangkat (-9) Farad

1 pF → 1 piko Farad = 1 x 10 pangkat (-12) Farad

# Kode Angka Pada Kapasitor

Untuk kapasitor yang nilai kapasitasnya di bawah 1 uF biasanya nilai kapasitasnya dituliskan dalam kode angka.

Contoh :

  1. 104 → 10 x 10 pangkat 4 (dalam satuan piko Farad) = 100000 pF atau 100 nF atau 0.1 uF
  2. 222 → 22 x 10 pangkat 2 (pF) = 2200 pF atau 2.2 nF

* caranya adalah kita tulis ulang 2 angka pertama,kemudian kita kalikan dengan 10 pangkat angka terakhirnya.

  1. 4n7 → 4.7 nano Farad
  2. 2p5 → 2.5 piko Farad

Kapasitor yang bernilai di bawah 1 uF umumnya adalah jenis non polar,kecuali yang jenis elektrolit.

Dalam skema elektronika simbol kapasitor adalah seperti di bawah iniYang ada tanda (+) dan (-) adalah simbol kapasitor polar sedangkan yang tanpa tanda (+) dan (-) adalah simbol kapasitor non polar.

Beberapa hal yang bisa dijadikan acuan, pertama, lihat saja pada skema atau pada kode komponen. Jika disebutkan disebutkan satuan kapasitas dan tegangan kerjanya misal 1 uF/16v maka itu artinya kapasitor tersebut adalah kapasitor polar, dan jika hanya ditulis satuan kapasitasnya saja misal 1 uF maka artinya kapasitor non polar. . Kedua, jika diletakkan tanda + seperti pada gambar (c) maka itu artinya kapasitor yang digunakan adalah kapasitor polar.

 

Menguji Capastitor dalam Sirkuit PCB

Perhatikan pada diagram diatas Pin 1 Capacitor terhubung pada kutub positif dan pin lainnya terhubung pada kutub negative ,jika kedua kutub terhubung dengan nilai resistansi 0 ohm maka dicurigai capacitor tersebut short ,jika tidak maka pastilah salah satu capasitor yang berada pada jalur sirkuit yang sama mengalami short.

 

Dioda (Diwakili oleh hurup D atau PD)

 

Dioda adalah komponen semiconductor yang paling sederhana, ia terdiri atas dua (2) elektroda  yaitu katoda  dan anoda.

Ujung badan dioda biasanya diberi bertanda, berupa gelang atau berupa titik , yang menandakan letak katoda.

Dioda hanya bisa dialiri arus DC searah saja, pada arah sebaliknya arus DC tidak akan mengalir.

Dioda Zener adalah dioda yang bekerja pada daerah breakdown atau pada daerah
kerja reverse bias. Dioda ini banyak digunakan untuk pembatas tegangan.
Tipe  dari dioda zener dibedakan oleh tegangan pembatasnya. Misalnya 12 V,  ini
berarti dioda zener dapat membatasi tegangan yang lebih besar dari 12 V atau
menjadi 12 V.Dioda Zener adalah suatu dioda yang mempunyai sifat bahwa tegangan terbaliknya sangat stabil, tegangan ini dinamakan tegangan zener. Di atas tegangan zener, dioda ini akan menghantar listrik ke dua arah. Dioda ini digunakan sebagai voltage stabilizer atau voltage regulator. Bentuk dioda ini seperti dioda biasa, perbedaan hanya dapat dilihat dari type yang tertulis pada bodynya dan zener voltage dilihat pada vademicum.

utk menguji dioda kaki 3 buzz pin 3 ke ground ,buzz pin 1 dan 2 dioda baik…..buzz pin 3 ke ground ,pin 1 dan 2 tdk buzz dioda putus..pin 3 buzz ke pin 1 atau 2 dioda short.

Mengukur Dioda di dalam sirkuit memiliki dua cara, itu tergantung pada aplikasi dioda pada sirkuit. Gambar di atas menunjukkan arah aliran listrk yang sama dioda, Pin 1 sebagai masukan(INPUT) dan harus melewati tegangan output PIN2 dengan nilai  yang sama, tegangan akan mengalir ke arah panah dan tidak memungkinkan untuk mengalir kearah sebaliknya.jika dioda ini memiliki kontinuitas maka diode dalam keadaan baik .Berbeda dalam aplikasi tampilan lain pada figur 2 dioda memiliki pin ke ground, dioda ini tidak meloloskan tegangan . jika dioda ini memiliki kontinuitas maka diode ini bocor atau short ke ground.

Fuse (diwakili oleh hurup  F atau PF)

 

 

Sekering dan PTC – perangkat yang umumnya digunakan untuk membatasi  inrushes besar saat ini – masing-masing memiliki simbol yang unik mereka sendiri .Menguji fuse cukup hanya menggunakan uji Continuity, jika kedua terminal kehilangan kontinuitas berarti Fuse rusak.

Node Voltage

 

Kadang-kadang – pada skema yang benar-benar sibuk terutama – Anda dapat menetapkan simbol khusus ke node tegangan. Anda dapat menghubungkan perangkat ke simbol-terminal satu ini, dan itu akan terikat langsung ke 5V, 3.3V, VCC, atau GND (ground). Node tegangan positif biasanya ditunjukkan oleh panah menunjuk ke atas, sedangkan node ground  biasanya melibatkan satu sampai tiga baris datar (atau kadang-kadang panah bawah-menunjuk atau segitiga).

 

  Voltage Regulators (diwakili oleh hurup U atau PU)

 Beberapa sirkuit terpadu yang lebih umum memiliki simbol sirkuit yang unik. Anda biasanya akan melihat amplifier operasi ditata seperti di bawah ini, dengan 5 Total terminal : non-pembalik masukan (+), input pembalik (-), input output, dan dua kekuatan.

Seringkali, akan ada dua op amp dibangun menjadi satu paket IC hanya membutuhkan satu pin untuk kekuasaan dan satu untuk ground.

 

Crystal Clock Oscilator (diwakili oleh hurup Y atau X)


Kristal atau resonator biasanya bagian penting dari rangkaian mikrokontroler. Mereka membantu memberikan sinyal clock. Simbol kristal biasanya memiliki dua terminal, sementara resonator, yang menambahkan dua kapasitor untuk kristal, biasanya memiliki tiga terminal.

Kristal  digunakan untuk rangkaian osilator yang menuntut stabilitas frekuensi yang tinggi dalam jangka waktu yang panjang. Alasan utamanya adalah karena perubahan nilai frekuensi kristal seiring dengan waktu, atau disebut juga dengan istilah faktor penuaan frekuensi (frequency aging), jauh lebih kecil dari pada osilator-osilator lain. Faktor penuaan frekuensi untuk kristal berkisar pada angka ±5ppm/tahun, jauh lebih baik dari pada faktor penuaan frekuensi osilator RC ataupun osilator LC yang biasanya berada diatas ±1%/tahun.

 

Simbol KristalKristal juga mempunyai stabilitas suhu yang sangat bagus. Lazimnya, nilai koefisien suhu kristal berada dikisaran ±50ppm direntangan suhu operasi normal dari -20°C sampai dengan +70°C. Bandingkan dengan koefisien suhu kapasitor yang bisa mencapai beberapa persen. Untuk aplikasi yang menuntut stabilitas suhu yang lebih tinggi, kristal dapat dioperasikan didalam sebuah oven kecil yang dijaga agar suhunya selalu konstan.

 Tatanan Fisik

Material yang mempunyai bentuk struktur kristalin, seperti quartz, mempunyai satu sifat unik yaitu mampu menghasilkan tegangan listrik ketika diberi tekanan mekanikal dan juga sebaliknya, berubah bentuk mekanikalnya ketika diberi tegangan listrik. Sifat ini dikenal dengan nama efek piezo-electric.

Sifat inilah yang dimanfaatkan untuk menghasilkan resonansi listrik-mekanik, sehingga kristal akan bergetar pada frekuensi alami tertentu jika diberi tegangan listrik bolak-balik. Frekuensi alami ini ditentukan oleh potongan dan dimensi keping kristal, yang ditetapkan pada saat pembuatan.

Baca Juga:   Jenis Induktor dan Fungsinya

Karena potongan dan dimensi keping kristal dapat dikontrol secara presisi pada saat proses produksi, maka kristal mempunyai frekuensi getar alami yang sangat akurat. Akurasi kristal umumnya berada pada kisaran ±30ppm, dengan akurasi yang lebih tinggi juga tersedia walaupun harganya tentu lebih mahal.

Potongan keping kristal mengacu kepada orientasi sudut pemotongan keping kristal terhadap garis struktur kristalin, dan juga bentuk keping kristal tersebut. Ada banyak standar potongan keping kristal, yang masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Sebagai contoh, potongan AT yang populer mempunyai frekuensi fundamental maksimum yang tidak terlalu tinggi dan koefisien suhu yang cukup baik (berbentuk kurva fungsi kubik). Contoh lain adalah potongan BT, yang mempunyai frekuensi fundamental maksimum yang lebih tinggi tetapi koefisien suhunya lebih buruk (berbentuk kurva parabolik).

Kristal dapat dioperasikan pada frekuensi fundamental atau salah satu dari frekuensi-frekuensi harmonik ganjil (odd harmonics) yang biasa disebut dengan istilah overtones. Frekuensi fundamental maksimum sebuah kristal ditentukan oleh potongan dan dimensi keping kristal. Semakin tinggi frekuensi fundamental sebuah kristal, semakin tipis keping kristal tersebut, sehingga keping kristal menjadi rapuh dan mudah patah. Jadi untuk mencapai spesifikasi frekuensi getar yang lebih tinggi, kristal harus beroperasi menggunakan salah satu overtone yang ada.

Walaupun quartz adalah material yang paling sering digunakan untuk membuat kristal, material lain seperti lithium-niobatelithium-tantalatebismuth-germanium oxide danalumimium-phosphate juga dapat dipakai untuk membuat kristal. Material lain yang juga dapat digunakan adalah sejenis keramik yang terbuat dari padatan timbal, zirconium dantitanium dan material polimer seperti polyvinyl chloride dan difluorpolyethylene. 

Rangkaian Ekuivalen

Rangkaian Ekuivalen KristalDari sudut pandang bidang elektronika, tata kerja kristal dapat diilustrasikan melalui rangkaian ekuivalen yang terdiri dari dua buah kapasitor, satu buah induktor dan satu buah resistor.

Induktor L1 (motional inductance) adalah padanan dari massa keping kristal yang bergetar, kapasitor C1 (motional capacitance) adalah padanan dari kekakuan keping kristal melawan getaran dan resistor R1 adalah padanan dari energi yang hilang diserap oleh kristal karena bentuknya mengalami perubahan ketika bergetar. Kapasitor C0 (shunt capacitor) adalah kapasitansi yang terbentuk diantara dua elektroda yang mengapit potongan kristal.

Frekuensi getar alami kristal diberikan oleh persamaan berikut:

Umumnya, nilai induktansi L1 adalah sangat tinggi sementara nilai kapasitansi C1 sangat rendah. Sebagai contoh, sebuah kristal yang mempunyai frekuensi getar 10MHzmempunyai nilai L1 = 0.05H, C1 = 0.0051pF, R1 = 5Ω dan C0 = 6pF.

Rasio antara nilai induktansi L1 dan kapasitansi C1 yang sangat besar, jauh melampaui nilai rasio yang lazim didapat jika menggunakan komponen biasa, sehingga nilai faktor kualitas (Q) dari kristal menjadi jauh lebih tinggi daripada rangkaian LC biasa.

Faktor kualitas sebuah kristal diberikan oleh persamaan berikut:

Nilai faktor kualitas kristal umumnya bekisar diantara 104 sampai dengan 106, bandingkan dengan nilai faktor-kualitas rangkaian LC biasa yang hanya berkisar diangka ratusan.

Kristal dapat diterapkan pada rangkaian resonansi-seri ataupun resonansi-paralel. Pada rangkaian resonansi-seri, kristal bersifat seolah-olah terdiri dari sebuah kapasitor dan sebuah induktor yang dirangkai secara seri. Impedansi kristal akan mencapai nilai terendah, yaitu sama dengan nilai tahanan R1, pada frekuensi getar alami.

Pada rangkaian resonansi-paralel, kristal bersifat seperti terdiri dari sebuah kapasitor dan sebuah induktor yang dirangkai secara paralel. Impedansi kristal akan mencapai nilai tertinggi pada frekuensi getar alami. Perlu dicatat bahwa frekuensi getar alami sebuah kristal yang sama jika beroperasi secara resonansi-paralel adalah sedikit lebih tinggi daripada ketika dioperasikan secara resonansi-seri. Fenomena ini dikenal dengan istilahpulling, yang besarannya tergantung kepada rasio dari C1 dengan C0 dan CL.

Besarnya perubahan frekuensi yang disebabkan oleh faktor pulling ini diberikan oleh persamaan berikut:

Kristal biasanya dibentuk sedemikian rupa sehingga lebih optimal jika dioperasikan pada salah satu mode tertentu, baik itu secara resonansi-seri ataupun resonansi-paralel.

 Aplikasi Kristal

Osilator ColpittsKristal dapat digunakan sebagai pengganti jajaran resonansi LC untuk hampir semua jenis rangkaian osilator, baik secara resonansi-seri maupun resonansi-paralel. Sebagai contoh adalah rangkaian osilator Colpitts yang menggunakan jajaran kristal dan kapasitor secara resonansi-seri.

Osilator PierceSatu contoh lain adalah rangkaian osilator Pierce yang menggunakan jajaran kristal dan kapasitor secara resonansi-paralel pada jalur umpan-balik. Osilator Pierce ini sangat populer dan kerap digunakan karena mempunyai karakteristik stabilitas yang lebih superior dibandingkan dengan rangkaian osilator lainnya.

Osilator CMOSRangkaian osilator populer lain menggunakan sebuah CMOS inverter yang menerapkan kristal pada jalur umpan-balik dari kaki output ke kaki input. Osilator ini mempunyai prinsip kerja yang serupa dengan osilator Pierce.

Rangkaian osilator klasik ini diterapkan secara luas sebagai sumber frekuensi denyut (clock frequency) pada rangkaian digital dan juga menjadi dasar cara kerja rangkaian osilator terpadu yang biasa digunakan oleh mikrokontroler.

Kedua kapasitor yang terhubung dari kaki-kaki kristal ke ground adalah kapasitor beban (load capacitance) yang perlu untuk berfungsinya rangkaian osilator ini. Nilai total kapasitor beban akan mempengaruhi frekuensi getar sebuah kristal. Efek ini juga disebut pulling, dimana perubahan nilai kapasitor beban (atau mode resonansi, seperti disebutkan diatas) dalam rangkaian osilator kristal akan merubah frekuensi getar kristal tersebut.

Pulling dapat digunakan untuk mengatur frekuensi getar kristal, walaupun hanya dalam rentangan yang terbatas. Biasanya, lembaran data kristal mencantumkan nilai nominal kapasitor beban yang tepat untuk mendapatkan spesifikasi frekuensi getar yang tertera.

Resistor R2 berfungsi untuk membatasi tingkat pasokan daya (drive level) kepada kristal. Tingkat pasokan daya yang terlalu rendah akan menyebabkan kristal gagal berosilasi dan sebaliknya, jika terlalu tinggi akan mempengaruhi stabilitas frekuensi kristal atau malah dapat menyebabkan keping kristal menjadi retak.

Kristal jenis HC49 memerlukan tingkat pasokan daya dikisaran 1mW, sedangkan kristal HC49S atau HC49SM memerlukan sekitar 100µW. Semakin besar dimensi kepingan kristal, akan semakin tinggi pasokan daya yang dibutuhkan. Tingkat pasokan daya juga dipengaruhi oleh frekuensi getar, dimana frekuensi getar yang lebih tinggi akan memerlukan pasokan daya yang lebih besar.

 Kemasan Kristal

Kemasan KristalKristal tersedia dalam berbagai bentuk kemasan. Kemasan yang populer adalah HC49 dan HC49S. HC49S mempunyai bentuk tapak yang sama dengan HC49, tetapi kemasannya lebih pendek. HC49S juga tersedia untuk aplikasi SMD (HC49SM), dengan kaki yang ditekuk rata dibawah dasar yang terbuat dari plastik. Kemasan SMDbentuk lain juga banyak tersedia dipasaran.

Perlu diingat bahwa kristal dengan kemasan yang berbeda akan mempunyai karakteristik yang berbeda pula. Hal ini disebabkan karena dimensi dan bentuk keping kristal tergantung kepada besarnya kemasan. Sebagai contoh, kemasan HC49 biasanya berisikan keping kristal yang berbentuk piringan, sedangkan kemasan HC49S, karena lebih pendek, berisikan keping kristal berbentuk persegi panjang.

Connectors (diwakili oleh hurup J,JP,CN and others)

 

Apakah itu untuk menyediakan sambungan listrik, atau mengirimkan informasi, konektor merupakan persyaratan pada kebanyakan sirkuit.

Inductors (diwakili oleh hurup L atau PL)

 

 Induktor biasanya diwakili oleh salah serangkaian gundukan melengkung, atau kumparan Induktor adalah komponen yang tersusun dari lilitan kawat. Induktor termasuk juga komponen yang dapat menyimpan muatan listrik. Bersama kapasitor induktor dapat berfungsi sebagai rangkaian resonator yang dapat beresonansi pada frekuensi tertentu.

Fungsi Induktor:

Penyimpan arus listrik dalam bentuk medan magnet
Menahan arus bolak-balik/ac
Meneruskan/meloloskan arus searah/dc
Sebagai penapis (filter)
Sebagai penalaan (tuning)

Kumparan/coil ada yang memiliki inti udara, inti besi, atau inti ferit.
Nilai/harga dari inductor disebut sebagai induktansi.

Induktor selalunya  hadir di akhir setiap pasokan tegangan pada Laptop sirkuit motherboard, kita bisa mengidentifikasi setiap  Voltage .Power Processor di ukur pada induktor Vccore, mereka selalu ditempatkan di dekat soket prosesor, southbridge induktor akan terletak di soutbridge chip induktor memori akan ditempatkan di dekat memori socket.jika  salah satu pin induktor  tidak memiliki tegangan berarti sirkuit ini tidak mendapatkan pasokan tegangan.

Mosfet Transistors (diwakili oleh hurup  Q atau PQ)

 

 

 MENGENAL MOSFET (Metal-Oxide-Semiconductor-Field-Effect)

mosfet adalah salah satu jenis transistor,mosfet yang kita temukan di motherboard Laptop

adalah jenis transistor modern.(transistor polaritas:NPN atau N-channel, PNP atauP-channel)

Jenis-jenis transistor

Secara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:

-Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide

– Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan   lain-lain

– Tipe: UJT, BJT(bipolar junction transistor), JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET,  VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR   serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.

– Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel

– Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power

– Maximum frekwensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave,    dan lain-lain

Transistor efek–medan(Field-Effect-Transistor)atau Fet’s.

Transistor efek–medan (FET) adalah salah satu jenis transistor menggunakan medan listrik untuk mengendalikan konduktifitas suatu kanal dari jenis pembawa muatan tunggal dalam bahan semikonduktor. FET kadang-kadang disebut sebagai transistor ekakutub untuk membedakan operasi pembawa muatan tunggal yang dilakukannya dengan operasi dua pembawa muatan pada transistor dwikutub (BJT).

Semua FET mempunyai sebuah saluran gerbang (gate), cerat (drain) dan sumber (source) yang kira-kira sama dengan basis, kolektor dan emitor pada BJT. Selain JFET, semua FET juga mempunyai saluran keempat yang dinamakan badan, dasar atau substrat. Saluran keempat inimelayani kegunaan teknis dalam pemanjaran transistor kedalam titik operasi. Terminal ini sangat jarang digunakan pada desain sirkuit, tetapi keberadaannya penting saat merancan penataan sirkuit terpadu.

Irisan MOSFET tipe-n

Nama-nama saluran pada FET mengacu pada fungsinya. Saluran gerbang dapat dianggap sebagai

pengontrol buka-tutup dari gerbang sesungguhnya. Gerbang ini mengizinkan elektron untuk mengalir atau mencegahnya dengan membuat dan mengikangkan sebuah kanal di antara sumberdan cerat. Elektron mengalir dari sumber menuju ke saluran cerat jika ada tegangan yang diberikan. Badan merupakan seluruh semikonduktor dasar dimana gerbang, sumber dan cerat diletakkan. Biasanya saluran badan disambungkan ke tegangan tertinggi atau terendah pada sirkuit, tergantung pada tipenya. Saluran badan dan saluran sumber biasanya disambungkan karena sumber biasanya disambungkan ke tegangan tertinggi atau terendah dari sirkuit,tetapi ada beberapa penggunaan dari FET yang tidak seperti demikian, seperti sirkuit gerbang transmisi dan kaskoda.

FET mengendalikan aliran elektron (atau lubang elektron pada FET kanal-p) dari sumber kecerat dengan mengubah besar dan bentuk dari sebuah kanal konduktif yang dibentuk oleh adanya tegangan (atau kurangnya tegangan pada FET kanal-p) yang dikenakan menyeberangi saluran gerbang dan sumber (untuk mempermudah penjabaran, diasumsikan bahwa badan dan sumber disambungkan). Kanal konduktif ini adalah jalur dimana elektron (atau lubang) mengalir dari sumber ke cerat. Dengan menganggap sebuah peranti kanal-n moda pemiskinan.Sebuah tegangan negatif gerbang-ke-sumber menyebabkan daerah pemiskinan untuk bertambah lebar dan menghalangi kanal dari kedua sisi, mempersempit kanal konduktif. Jika daerah pemiskinan menutup kanal sepenuhnya, resistansi kanal dari sumber ke cerat menjadi besar,dan FET dimatikan seperti sakelar yang terbuka. Sebaliknya, sebuah tegangan positif gerbang-ke-sumber menambah lebar kanal dan memungkinkan elektron mengalir dengan mudah.

Sekarang menganggap sebuah peranti kanal-n moda pengayaan. Sebuah tegangan positif gerbang-ke-sumber dibutuhkan untuk membuat kanal konduktif karena ini tidak terdapat secara alami di dalam transistor. Tegangan positif menarik elektron bebas pada badan menuju ke gerbang, membuat sebuah kanal konduktif. Tetapi elektron yang cukup harus ditarik dekat ke gerbang untuk melawan ion doping yang ditambahkan ke badan FET, ini membentuk sebuah daerah yang bebas dari pembawa bergerak yang dinamakan daerah pemiskinan, dan fenomena ini disebut sebagai tegangan tahan dari FET. Peningkatan tegangan gerbang-ke-sumber yang lebih lanjut akan menarik lebih banyak lagi elektron menuju ke gerbang yang memungkinkannya untuk membuat sebuah kanal konduktif dari sumber ke cerat, proses ini disebut pembalikan. Baik pada peranti moda pengayaan ataupun pemiskinan, jika tegangan cerat-ke-sumber jauh lebih rendah dari tegangan gerbang-ke-sumber, mengubah tegangan gerbang akan mengubah resistansi kanal, dan arus cerat akan sebanding dengan tegangan cerat terhadap sumber. Pada moda ini, FET berlaku seperti sebuah resistor variabel dan FET dikatakan beroperasi pada moda linier atau modaohmik[1][2] Jika tegangan cerat-ke-sumber meningkat, ini membuat perubahan bentuk kanalyang signifikan dan taksimetrik dikarenakan gradien tegangan dari sumber ke cerat. Bentuk dari daerah pembalikan menjadi kurus dekat ujung cerat dari kanal. Jika tegangan cerat-ke-sumber ditingkatkan lebih lanjut, titik kurus dari kanal mulai bergerak dari cerat menuju ke sumber. Pada keadaan ini, FET dikatakan dalam moda penjenuhan,[3]beberapa orang menyebutnya sebagai moda aktif, untuk menganalogikan dengan daerah operasi transistor dwikutub.[4][5] Moda penjenuhan, atau daerah antara linier dan penjenuhan digunakan jika diinginkan adanya penguatan. Daerah antara tersebut seringkali dianggap sebagai bagian dari daerah linier, bahkan walaupun arus cerat tidak linier dengan tegangan cerat. Bahkan jika kanal konduktif yang dibentuk oleh tegangan gerbang-ke-sumber tidak lagi menghubungkan sumber ke cerat saat moda penjenuhan, Pembawa muatan tidak dihalangi untuk mengalir. Dengan menganggap peranti kanal-n, sebuah daerah pemiskinan terdapat pada badan tipe-p, mengelilingi kanal konduktif, daerah cerat dan daerah sumber.

Baca Juga:   WOW, Tak disangka sangka, KPU menetapkan 3 Nama Calon Ketua TLJ Periode 2019/2021

 

Elektron yang mencakupi kanal bebas untuk bergerak keluar dari kanal melalui daerah pemiskinan jika ditarik ke cerat oleh tegangan cerat-ke-sumber. Daerah pemiskinan ini bebas dari pembawa dan memiliki resistansi seperti silikon. Penambahan apapun pada tegangan cerat-ke-sumber akan menambah jarak dari cerat ke titik kurus, menambah resistansi dikarenakan daerah pemiskinan sebanding dengan tegangan tegangan cerat-ke-sumber. Perubahan yang sebanding ini menyebabkan arus cerat-ke-sumber untuk tetap relatif tetap tak terpengaruh oleh perubahan tegangan cerat-ke-sumber dan benar-benar berbeda dari operasi moda linier. Dengan demikian, pada moda penjenuhan, FET lebih berlaku seperti sebuah sumber arus konstan daripada sebagai sebuah resistor variabel dan dapat digunakan secara efektif sebagai penguat tegangan. Pada situasi ini,tegangan gerbang-ke-sumber menentukan besarnya arus konstan yang melewati kanal.

Jenis-jenis transistor efek medan

 

Kanal pada FET telah didoping untuk membuat baik semikonduktor tipe-n maupun semikonduktor tipe-p. Pada FET moda pengayaan, cerat dan sumber dibuat berbeda tipe dengan kanal, sedangkan pada FET moda pemiskinan dibuat setipe dengan kanal. FET juga dibeda-bedakan berdasarkan metoda pengisolasian di antara gerbang dan kanal. Jenis-jenis dari FET adalah:

 

-MOSFET (Metal–Oxide–Semiconductor FET, FET Semikonduktor–Oksida–Logam) menggunakan  isolator (biasanya SiO2) di antara gerbang dan badan.

-JFET (Junction FET, FET Pertemuan) menggunakan pertemuan p-n yang dipanjar terbalik    untuk memisahkan gerbang dari badan.

-MESFET (Metal–Semiconductor FET, FET Semikonduktor–Logam) menggantikan pertemuan p-n  pada JFET dengan penghalang Schottky, digunakan pada GaAs dan bahan semikonduktor  lainnya.

-HEMT (High Electron Mobility Transistor, Transistor Pergerakan Elektron Tinggi), juga  disebut HFET (heterostructure FET, FET Struktur Campur). Material celah-jalur-lebar yang  dikurangi penuh membentuk isolasi antara gerbang dan badan.

-IGBT (Insulated-Gate Bipolar Transistor, Transistor Dwikutub Gerbang-Terisolasi)  adalah peranti untuk pengendali daya tinggi. Ini mempunyai struktur mirip sebuah MOSFET  yang digandengkan dengan kanal konduksi utama yang mirip transistor dwikutub. Ini sering  digunakan pada tegangan operasi cerat-ke-sumber antara 200-3000 V. MOSFET daya masih merupakan peranti pilihan utama untuk tegangan cerat-ke-sumber antara 1-200 V.

-FREDFET (Fast Reverse/Recovery Epitaxial Diode FET, FET Dioda Epitaksial Cepat  Balik/Pulih) adalah sebuah FET yang didesain khusus untuk memberikan kecepatan pemulihan  (pematian) yang sangat cepat dari dioda badan.

-ISFET (Ion-Sensitive FET, FET Sensitif-Ion) digunakan untuk mengukur konsentrasi ion  pada larutan, ketika konsentrasi ion (seperti pH) berubah, arus yang mengalir melalui   transistor juga berubah.

-DNAFET adalah FET khusus yang berfungsi sebagai sebuah biosensor, dengan menggunakan  gerbang yang dibuat dari molekul salah satu helai DNA untuk mendeteksi helaian DNA yang  cocok.

FET yang paling sering digunakan adalah MOSFET. Teknologi proses CMOS (complementary-symmetry metal oxide semiconductor) adalah dasar dari sirkuit terpadu digital modern. Lapisan isolasi tipis antara gerbang dan kanal membuat FET rawan terhadap kerusakan akibat pengosongan elektrostatik selama penanganan. Biasanya ini bukanlah sebuah masalah setelah peranti terpasang. Pada FET, elektron dapat mengalir pada kedua arah melalui kanal ketika dioperasikan pada moda linier, dan konvensi penamaan antara saluran sumber dan saluran cerat agak merupakan keputusan sendiri, karena peranti FET biasanya (tetapi tidak selalu) dibuat simetris dari sumber ke cerat. Ini membuat FET cocok untuk mensakelarkan isyarat analog di antara kedua arah (pemultipleks).

FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat dirubah dengan perubahan tegangan yangndiberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut.

Transistor efek-medan semikonduktor logam-oksida (MOSFET) adalah salah satu jenis transistor efek medan. Prinsip dasar perangkat ini pertama kali diusulkan oleh Julius Edgar Lilienfeld pada tahun 1925 . MOSFET mencakup kanal dari bahan semikonduktor tipe-N dan tipe-P, dan disebut NMOSFET atau PMOSFET (juga biasa nMOS, pMOS). Ini adalah transistor yang paling umum pada sirkuit digital maupun analog, namun transistor pertemuan dwikutub pada satu waktu lebih umum.

 

MOSFET gerbang ganda

MOSFET gerbang ganda mempunyai konfigurasi tetroda, dimana semua gerbang mengendalikan arus dalam peranti. Ini biasanya digunakan untuk peranti isyarat kecil pada penggunaan frekuensi radio dimana gerbang kedua gerang keduanya digunakan sebagai pengendali penguatan atau pencampuran dan pengubahan frekuensi.

P channel MOSFET akan ditemukan pada ADP + sirkuit jalur utama .Mereka harus meloloskan  tegangan dari sumber (input) untuk dialirkan kepada output dengan nilai yang sama.

N channel mosfet  ini biasanya digunakan untuk swicthing regulator, Sumber masukan harus siap pada sumber (source) kemudian  Gate akan memberikan triger untuk melepaskan tegangan melalui  drain sebesar nilai yang diberikan oleh gate atau gerbang.

Transistor dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya digunakan sebagai penguat. Banyak digunakan di sirkuit sebagai penguat arus, tegangan amplifier dan power amplifier. Fungsi komponen semikonduktor dapat diidentifikasi di sirkuit dengan caramerubah  instalasi ground  dan masukan capture / output.

Resistors (diwakili oleh hurup R atau PR)

 

 Pengertian  ,Prinsip kerja,dan jenis-jenis Resistor

Resistor adalah komponen elektronika berjenis pasif yang mempunyai sifat menghambat arus listrik ,Pembagi arus dan tegangan.Satuan nilai dari resistor adalah ohm, biasa disimbolkan Ω. , berdasarkan hukum Ohm :

V: Tegangan listrik yang terdapat pada kedua ujung penghantar (Volt)
i : arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar (Ampere)
R : nilai hambatan listrik (resistansi) yang terdapat pada suatu penghantar (ohm)
HUKUM OHM : “Besarnya Tegangan Listrik Sebanding Dengan Kuat Arus dan Tahanan”anggaplah arus listrik adalah arus air dalam sungai lalu agar sungai itu tidak meluap saat hujan maka dibuatlah bendungan, bendungan inilah yang disebut resistor.

Fungsi dasar resistor :

  1. sebagai pembagi arus

Jika sebuah resistor dipasang secara paralel maka akan menjadi pembagi arus listrik. imajinasinya jika sebuah resistor sebuah bendungan & arus air yang mengalir anggaplah sebagai arus listrik .Umpamanya sebuah sungai terdapat dua bendungan yang digunakan untuk membagi air tersebut. Bendungan pertama sebagai resistor 1 dan bendungan kedua sebagai resistor 2. maka besarnya arus air tergantung dari besar kecilnya bukaan pintu bendungan yang di buka. Semakin besar membuka pintu bendungan tersebut, semakin besar juga arus air yang akan melewati pintu bendungan tersebut, dan jika bukaan di tiap-tiap pintu bendungan tersebut sama besarnya maka arus air yang mengalir akan terbagi rata di kedua pintu bendungan tersebut.

  1. sebagai penurun tegangan
    3. sebagai pembagi tegangan
    jika resistor dipasang seri maka resistor akan menjadi pembagi tegangan.
    4. sebagai penghambat aliran arus listrik
    Resistor seringkali digunakan pada suatu rangkaian agar tidak membuang banyak daya dalam pembuatan suatu hambatan.

    Jenis Resistor Berdasarkan nilai hambatannya :
    1. Resistor tetap ; resistor yang nilainya tetap
    2. Resistor Variable :nilainya tdk tetap

    Resistor Non linier

    1. LDR(Light Dependent Resistor) : jenis resistor non linier yang nilai hambatannya terpengaruh oleh perubahan intensitas cahaya yang mengenainya. Makin besar intensitas cahaya yang mengenainya makin
    kecil nilai hambatannya.
    2. NTC(Negative Temperature Coefficient)
    3. PTC(Positive temperature coefficient)
    jenis resistor non linier ini nilai hambatannya terpengaruh oleh perubahan suhu.Makin tinggi suhu yang mempengaruhi makin kecil nilai hambatannya.

 Switches (diwakili oleh hurup S,SW dan lain lain)

 

 

Switch ada dalam berbagai bentuk. Yang paling dasar switch, satu-tiang / single-throw (SPST), adalah dua terminal dengan garis setengah terhubung mewakili aktuator (bagian yang menghubungkan terminal bersama-sama).

 Cmos Battery symbol

 

Setiap motherboard laptop memiliki baterai CMOS juga dikenal sebagai RTC(Real time clock) baterai. Baterai CMOS terhubung langsung ke board sistem laptop dan membantu untuk mempertahankan pengaturan penting BIOS seperti sistem waktu, tanggal, konfigurasi BIOS sewaktu laptop dimatikan atau bahkan ketika baterai utama dilepas. Baterai CMOS dapat diisi ulang dan imelakukan pengisian pada saat laptop dicolokkan ke listrik.
Berbagai bentuk battery c mos ditemukan dalam motherboard laptop ada yg seperti gambar diatas,baik yang disolder ke motherboard ada juga yang memiliki soket peletakan dan ada yang tersambung dengan menggunakan kabel.

SMPS 3V_5V regulator system symbol (diwakili oleh hurup U atau PU)

 

 

Vccore power regulator symbol (diwakili oleh hurup  U atau PU)

 

DC Jack connector symbol

Battery Pack connector symbol

 

 

 

Sata Hard disk connector symbol

(SATA atau Serial Advanced Technology Attachment) adalah sebuah bus komputer antarmuka untuk menghubungkan host bus adapter untuk perangkat penyimpanan massal seperti hard disk drive dan drive optik .
koneksi sata dibatasi antara koneksi power dan data,perhatikan gambar diatas.koneksi data terdiri dari 7 pin (sebelah kiri gambar)
susunannya :

koneksi data
1.Ground
2.A+ (transmit) atau pengirim
3.A- (transmit)
4.Ground
5.B− (receive) atau Penerima
6.B+ (receive)
7.Ground

koneksi power
1 dan 2 power 3v
4,5,6,7 Ground
8,9 5v
10 ground
11.empty
12.ground
13,14,15 empty

 

Sata Optical drive symbol

Components  dan Connector pada Laptop Motherboard

Jack Power

Power cord atau penghubung antara masukan dari adaptor ke dalam sirkuit .

SMD INDUCTOR

Induktor adalah komponen yang tersusun dari lilitan kawat. Induktor termasuk juga komponen yang dapat menyimpan muatan listrik. Bersama kapasitor induktor dapat berfungsi sebagai rangkaian resonator yang dapat beresonansi pada frekuensi tertentu.

Fungsi Induktor:

Penyimpan arus listrik dalam bentuk medan magnet
Menahan arus bolak-balik/ac
Meneruskan/meloloskan arus searah/dc
Sebagai penapis (filter)
Sebagai penalaan (tuning)

Kumparan/coil ada yang memiliki inti udara, inti besi, atau inti ferit.
Nilai/harga dari inductor disebut sebagai induktansi

 

Capacitors

Jenis  Capacitor pada Laptop Motherboard

Kapasitor adalah komponen listrik dua terminal pasif digunakan untuk menyimpan elektrostatis energi dalam medan listrik. Bentuk-bentuk kapasitor praktis bervariasi, tetapi semua mengandung setidaknya dua konduktor listrik dipisahkan oleh dielektrik (isolator); misalnya, salah satu konstruksi umum terdiri dari foil logam yang dipisahkan oleh lapisan tipis isolasi film. Kapasitor banyak digunakan sebagai bagian dari sirkuit listrik di banyak perangkat listrik umum.

Cara Kerja Kapasitor

Kapasitor yang akan digunakan untuk meperbesar pf dipasang paralel dengan rangkaian beban. Bila rangkaian itu diberi tegangan maka elektron akan mengalir masuk ke kapasitor. Pada saat kapasitor penuh dengan muatan elektron maka tegangan akan berubah. Kemudian elektron akan ke luar dari kapasitor dan mengalir ke dalam rangkaian yang memerlukannya dengan demikian pada saaat itu kapasitor membangkitkan daya reaktif. Bila tegangan yang berubah itu kembali normal (tetap) maka kapasitor akan menyimpan kembali elektron. Pada saat kapasitor mengeluarkan elektron (Ic) berarti sama juga kapasitor menyuplai daya treaktif ke beban. Keran beban bersifat induktif (+) sedangkan daya reaktif bersifat kapasitor (-) akibatnya daya reaktif yang berlaku menjadi kecil.

Polimer Capacitor

 

Polimer capasitor
Kapasitor berfungsi sebagai penyimpan muatan listrik selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai penyaring frekuensi. Kapasitas kapasitor dalam kemampuannya menyimpan muatan listrik disebut Farad (F).

Kapasitor memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, tergantung dari kapasitas, tegangan kerja, dan lain sebagainya. Kapasitor terbagi dalam dua kelompok yaitu kapasitor yang memiliki kapasitas yang tetap dan kapasitor yang memiliki kapasitas yang dapat diubah-ubah atau dengan kata lain kapasitor variabel.

Kapasitor Nonpolar

Kapasitor nonpolar adalah jenis kapasitor yang memiliki kapasitas yang tetap, kapasitor ini memiliki kapasitas yang tidak terlalu besar.
Kapasitor jenis ini biasanya terbuat dari bahan kertas, mica, keramik, mylar dan lain sebagainya. Jenis bahan pembuat kapasitor memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Pada umumnya nilai kapasitas dari sebuah kapasitor nonpolar digambarkan dengan kode angka.

Pada kode angka yang ditampilkan pada baris A untuk mengetahui berapa nilai kapasitas-nya adalah dengan melihat pada bagian Capacitance/Voltage yang terletak pada bagian depan, disana tertulis 0.01/100 yang artinya kapasitor ini memiliki kapasitas 0,01nF dan tegangan maksimum-nya adalah 100V. Sedangkan untuk nilai toleransi-nya diperlihatkan pada bagian belakang, disana tertulis angka 10 yang artinya 10%.

Pada kode angka yang ditampilkan pada baris B, kode angka dibubuhkan pada bagian atas kapasitor. Pada bagian tersebut tertulis 1,0J63 yang berarti kapasitor tersebut memiliki kapasitas sebesar 1nF, tegangan maksimum-nya 63V, sedangkan toleransi-nya ditandai oleh huruf ”J” yang mana pada keterangan gambar memiliki nilai 5%. Kedua contoh kode diatas nilai kapasitas kapasitor-nya selalu dalam nF (nano Farad). Selain dua contoh diatas ada satu lagi contoh pengkodean pada kapasitor, seperti berikut.

Kode lain kapasitor

Jika kode yang tertera adalah 101, angka pertama merupakan digit pertama, angka kedua merupakan digit kedua dan angka ketiga merupakan faktor pengali dalam satuan pF (pico Farad). Jadi nilai kapasitor tersebut adalah 10 x 101 = 100pF. Contoh lain; Jika kode yang tertera adalah 223 maka nilai kapasitas-nya adalah 22 x 103 = 22000pF = 22nF

Dioda

 

Dioda adalah komponen semiconductor yang paling sederhana, ia terdiri atas dua (2) elektroda yaitu katoda  dan anoda.

Ujung badan dioda biasanya diberi bertanda, berupa gelang atau berupa titik, yang menandakan letak katoda.
Dioda hanya bisa dialiri arus DC searah saja, pada arah sebaliknya arus DC tidak akan mengalir.
Dioda Zener
Dioda Zener adalah dioda yang bekerja pada daerah breakdown atau pada daerah kerja reverse bias. Dioda ini banyak digunakan untuk pembatas tegangan.
Tipe dari dioda zener dibedakan oleh tegangan pembatasnya. Misalnya 12 V, iniberarti dioda zener dapat membatasi tegangan yang lebih besar dari 12 V ataumenjadi 12 V.Dioda Zener adalah suatu dioda yang mempunyai sifat bahwa tegangan terbaliknya sangat stabil, tegangan ini dinamakan tegangan zener. Di atas tegangan zener, dioda ini akan menghantar listrik ke dua arah. Dioda ini digunakan sebagai voltage stabilizer atau voltage regulator. Bentuk dioda ini seperti dioda biasa, perbedaan hanya dapat dilihat dari type yang tertulis pada bodynya dan zener voltage dilihat pada vademicum.

utk menguji dioda kaki 3 buzz pin 3 ke ground ,buzz pin 1 dan 2 dioda baik…..buzz pin 3 ke ground ,pin 1 dan 2 tdk buzz dioda putus..pin 3 buzz ke pin 1 atau 2 dioda short.

 Resistor

Sebuah resistor adalah komponen listrik dua terminal pasif yang mengimplementasikan hambatan listrik sebagai elemen sirkuit. Resistor bertindak untuk mengurangi arus, dan, pada saat yang sama, bertindak untuk menurunkan tingkat tegangan dalam sirkuit. Di sirkuit elektronik resistor digunakan untuk membatasi aliran arus, untuk menyesuaikan tingkat sinyal, elemen aktif Bias, menghentikan jalur transmisi antara penggunaan lainnya. Resistor daya tinggi yang dapat menghilangkan banyak watt daya listrik sebagai panas dapat digunakan sebagai bagian dari kontrol motorik, dalam sistem distribusi tenaga listrik, atau sebagai beban uji untuk generator. Resistor tetap memiliki resistensi yang hanya berubah sedikit dengan suhu, waktu atau tegangan operasi. Resistor variabel dapat digunakan untuk mengatur elemen sirkuit (seperti kontrol volume atau dimmer lampu), atau perangkat penginderaan untuk panas, cahaya, kelembaban, kekuatan, atau aktivitas kimia.

P Channel Mosfet

Biasanya digunakan untuk penguat ( Power amplifier) ADP (adapter) dan  Battery Fet dalam laptop sirkuit motherboard

N Channel Mosfet

Biasanya digunakan untuk penguat ( Power amplifie) ADP (adapter) dan Switching transistor.

N Cannel 3 Pin

Charger IC

Bq24745 fitur Dynamic Power Management (DPM) dan input daya membatasi. Fitur-fitur ini mengurangibaterai-charge saat ketika batas daya input tercapai untuk menghindari overloading adaptor AC ketika memasok beban dan pengisi daya baterai secara bersamaan. yang memungkinkan pemantauan daya sistem secara keseluruhan. Jika adaptor saat berada di atas ambang batas daya rendah, sinyal dikirim ke host sehingga sistem mengoptimalkan kinerja untuk daya yang tersedia dari adaptor. Pembanding terintegrasi memonitor arus inputnmelalui penguat arus, dan menunjukkan ketika arus masukan melebihi ambang batas .

 

SWITCH  MODE POWER SUPLAY(SMPS) REGULATOR

SMPS (Switch mode power supply) ic yang memproduksi  3VALW dan  5VALW Power.pada Laptop sirkuit

 

Embedded controler (EC) atau SIO


Adalah embedded controller dengan antarmuka LPC untuk terhubung dengan host. Embedded kontroler berisi standar industri mikroprosesor 8051 dan menyediakan fungsi i8042 keyboard controller . dirancang dengan Shared-ROM arsitektur dengan SPI flash. Firmware EC dan sistem BIOS akan ada dalam satu SPI flash. Embedded Controller
juga memiliki fitur interface untuk aplikasi PS / 2 interface, Keyboard Matrix, PWM, A / Dconverter, D / A converter, controller Fan, SMBus kontroler, kontroler GPIO dan ekstensi antarmuka.

Features
LPC Low Pin Count Interface
SIRQ supporting IRQ1, IRQ12, SCI or SMI# interrupt and one programmable
IRQ provided.
I/O Address Decoding:
Legacy KBC I/O port 60h/64h
Programmable EC I/O port, 62h/66h(recommend)
I/O port 68h/6Ch (sideband)
2 Programmable 4-byte Index-I/O ports to access internal EC registers.
1 Programmable extended (debug) port I/O.
Memory Decoding:
Firmware Hub decode
LPC memory decode
Compatible with LPC specification v1.1
X-bus Bus Interface (XBI) : Flash Interface
SPI flash is supported, size up to 4MB.
SPI frequency supports 33/45/66MHz.
New SPI command (dual read) to enhance the performance.
The 64KB code memory can be mapped into system memory by one 16KB and
one 48KB programmable pages independently.
Support SPI flash in-system-programming via IKB pins.
Enhanced pre-fetch mechanism.
8051 Microprocessor
Compatible with industrial 8051 instructions with 3 cycles.
8051 runs at 8/16/22 MHz, programmable.
128 bytes internal RAM.
24 extended interrupt sources.
Two 16-bit timers.
Full duplex UART integrated.
Supports idle and stop mode.
Enhanced embedded debug interface

Sinyal input mikrokontroler berasal dari informasi sensor dari lingkungan (diskrit) sedangkan sinyal output ditujukan kepada aktuator (sirkuit elektronik untuk bergerak atau mengendalikan mekanisme atau sistem) kemudian memberi efek lingkungan.

Secara fisik, cara kerja mikrokontroler dapat digambarkan sebagai siklus pembacaan instruksi yang tersimpan dalam memori. Mikrokontroler akan menentukan alamat dari memori program yang akan dibaca, dan proses membaca data dalam memori. Kemudian data tersebut baca ditafsirkan sebagai perintah yang disebut program counter.

Dianalogikan sebagai otak dari perangkat / produk yang diprogram untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar, seperti yang ditentukan oleh mikrokontroler .Sistem sering disebut sistem kontrol sebagai embeddedsystem yang tertanam dalam produk.

Crystal Clock Oscilator

Crystal clock oscillator Osilator adalah suatu alat yang merupakan gabungan elemen-elemen aktif dan pasif untuk menghasilkan bentuk gelombang sinusoidal atau bentuk gelombang periodik lainnya. Suatu osilator memberikan tegangan keluaran dari suatu bentuk gelombang yang diketahui tanpa penggunaan sinyal masuk dari luar. Osilator mengubah daya arus searh (dc) dari catu daya ke daya arus bolak-balik

 

Clock Generator

 

 

Clock generator adalah sirkuit yang menghasilkan sinyal waktu (dikenal sebagai sinyal clock dan berperilaku seperti itu) yang digunakan dalam sinkronisasi operasi sebuah sirkuit. Sinyal dapat berkisar dari gelombang bersimetris sederhana sampai ke gelombang persegi untuk pengaturan yang lebih kompleks.

Penguat sirkuit biasanya membalikkan sinyal dari osilator dan feed sebagian kembali ke osilator untuk mempertahankan gelombang.

Generator mungkin memiliki bagian tambahan untuk memodifikasi sinyal dasar.misalnya, digunakan sebuah jam siklus 2 / 3 tugas, yang dibutuhkan clock generator untuk menggabungkan logika yang mengubah siklus 50/50 yang khusus dari osilator.
clock generator juga berfungsi sebagai pembagi frekuensi atau jam multiplier .
Generator jam Programmable digunakan dalam pembagi atau multiplier
yang akan diubah, memungkinkan salah satu dari berbagai macam frekuensi output yang akan dipilih tanpa memodifikasi perangkat keras.

 

Battery CMOS or Real Time Clock (RTC) Battery

 

 

Karena sirkuit RTC sangat sensitif dan membutuhkan osilasi akurasi yang tinggi,sewajarnya harus diambil selama tata letak dan routing dari rangkaian RTC. Beberapa rekomendasi adalah:

  • Mengurangi jejak kapasitansi dengan meminimalkan RTC jejak panjang. ICH / PCH membutuhkan jejak panjang kurang dari 1 inci di setiap cabang (dari terminal kristal untuk RTCXn pin). Routing sirkuit RTC harus dibuat sederhana untuk mengurangi pengukuran jejak panjang dan meningkatkan akurasi pada menghitung jejak kapasitansi. Jejak kapasitansi tergantung pada jejak lebar dan konstanta dielektrik bahan dewan. Pada FR-4, jejak 5-mil memiliki sekitar 2 pF per inci.
  • Jejak sinyal kopling harus dikurangi. Hindari Routing sinyal periodik bising dekat dan sejajar dengan RTCX1, RTCX2, dan VBIAS.
  • Ground referensi sangat dianjurkan.

Real Time Clock (RTC) mengupdate waktu komputer dan menghasilkan interupsi untuk periodik peristiwa dan pra-set alarm. RTC juga membuat koreksi hardware tahun kabisat. SB yang RTC termasuk RAM CMOS 256-byte, yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi komputer sepertijumlah dan jenis disk drive, adapter grafis, memori dasar, nilai checksum, dll

Blok fungsional dari RTC

RTC internal yang terbuat dari dua bagian-satu bagian adalah sirkuit analog, didukung oleh baterai VBAT, dan yang lainnya adalah sirkuit digital, didukung oleh kekuatan VDD utama.

SB telah menambahkan fitur daylight saving berbasis hardware dan membuat penyesuaian (semi maju atau mundur) di ditunjuk tanggal / waktu.

Kedua tanggal dan jam untuk siang hari dan waktu standar sepenuhnya diprogram, yang memungkinkan untuk tanggal daylight saving yang berbeda dan jam untuk bagian yang berbeda dari dunia.

beroperasi pada arus yang sangat kecil. Perawatan harus diambil ketika bekerja dengan sirkuit ini.

Untuk memastikan keakuratan sirkuit ICH / PCH RTC untuk setiap desain papan khusus dan RTC tata letak sirkuit, kapasitansi beban eksternal harus dioptimalkan dengan memilih nilai-nilai yang benar dari kapasitor garpu tala C1 / C2.

Terjadinya kerugian waktu di bawah kondisi stres lingkungan tergantung pada faktor motherboard (kebersihan, karakteristik komponen diskrit, tata letak,nilai kapasitor), dan kondensasi. Jika kerugian waktu diamati pada sistem Anda, periksa semua dari sumber-sumber ketidakakuratan tercantum dalam dokumen ini untuk meningkatkan kekebalan dari internal ICH / PCH osilator kehilangan waktu.

 DDR Memory Power and Voltage Terminator IC

 

 

Sebelum Memeriksa VCCORE IC Memory ini Terminator harus aktif jika sinyal untuk VCCORE IC Aktifkan tidak akan hadir.

 VCCORE IC (Processor Power Suplay)

 

 

RT8856 adalah / fase ganda PWM controller tunggal dengan dua driver MOSFET terintegrasi. Selain itu, sesuai dengan Intel IMVP6.5 Voltage Regulator Spesifikasi untuk memenuhi CPU Vcore persyaratan power supply mobile. RT8856 mengadopsi NAVPTM (asli AVP) yang Richtek ini topologi proprietary berasal dari keuntungan DC terbatas kompensator modus arus puncak, sehingga pengaturan yang mudah PWM controller yang memenuhi semua Intel AVP (Voltage Aktif Positioning) persyaratan CPU mobile. 

Thermal Sensor IC

Sensor suhu untuk aplikasi suhu pemantauan lokal dan remote.Komunikasi dengan interface serial SMBus-kompatibel dan peringatan khusus pin. ALERT menegaskan jika suhu lokal atau remote diukur lebih besar dari batas ALERT software-diprogram. Mengkonversi suhu ke data digital baik pada tingkat diprogram delapan konversi per detik atau dalam konversi tunggal. Data suhu adalah diwakili oleh 8 bit data (di alamat 00h dan 01h), dengan LSB sama dengan + 1 ° C dan MSB sama dengan+ 128 ° C. Dua bit tambahan data suhu jarak jauh tersedia dalam “diperpanjang” mendaftar di alamat 10hdan 11h (Tabel 2) memberikan resolusi 0.25C +.ADC dan Multiplexer Averaging ADC mengintegrasikan selama 60ms (masing-masing saluran, typ), dengan suara penolakan yang sangat baik.

Multiplexer secara otomatis mengarahkan arus bias melalui dioda remote dan lokal. ADC dan terkait ukuran sirkuit tegangan maju masing-masing dioda dan menghitung temperatur berdasarkan tegangan ini.

Kedua saluran secara otomatis dikonversi sekali proses konversi telah dimulai, baik dalam bebas menjalankan atau mode single-shot. Jika salah satu dari dua saluran adalah tidak digunakan, perangkat masih melakukan kedua pengukuran, dan pengguna dapat mengabaikan hasil saluran yang tidak terpakai.

Jika saluran remote dioda tidak digunakan, menghubungkan DXP ke GND daripada meninggalkan DXP terbuka. Waktu konversi per channel (terpencil dan internal) adalah 125ms. Jika kedua saluran yang digunakan, maka setiapchannel diubah empat kali per detik. Jika eksternal konversi-satunya opsi yang dipilih, maka Suhu terpencil diukur delapan kali per detik. Hasil konversi sebelumnya selalu tersedia, bahkan jika ADC sibuk. Low-Power Standby Mode Modus siaga mengurangi arus pasokan kurang dari 10μA dengan menonaktifkan ADC dan waktu sirkuit. Masuk modus siaga dengan menetapkan bit RUN untuk 1 dalam konfigurasi byte register (Tabel 4). Semua data disimpan di memori, dan antarmuka SMBus aktif dan mendengarkan untuk perintah SMBus. Modus siaga tidak shutdown modus. Dengan aktivitas di SMBus, perangkat hasil imbang lebih pasokan saat ini (lihat Operasi Khas Karakteristik). Dalam modus siaga, MAX6642 yang bisadipaksa untuk melakukan konversi ADC melalui perintah satu-shot, terlepas dari status RUN bit. Jika perintah siaga diterima sementara konversi adalah berlangsung, siklus konversi dipotong, dan Data dari konversi yang tidak terkunci ke suhu mendaftar. Data sebelumnya tidak berubah dan tetap tersedia. Menguras pasokan lancar selama periode 125ms konversi adalah 500μA (typ). Dalam modus siaga, pasokan saat ini tetes ke 3μA (typ).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares