Cara menggunakan Hp DMI Tool (Program ulang serial nomer)

Pernahkah anda mendapati seusai memprogram ulang/flash bios ada alert yang menyatakan serial nomer tidak cocok dan apabila dilihat pada menu bios setup ,serial nomer hilang atau hanya tertulis XXXXX-XXXXX.

Memang apabila di enter laptop dapat booting masuk ke operating system ,tetapi ini sangat mengganggu apalagi ini berkaitan dengan nomer seri kepemilikan unit.

Hp DMI Tool adalah alat/software yang dapat memprogram ulang Hp serial nomer dan model nomer termasuk juga Compaq dan Presario Notebook .

Catatan : Software ini tidak support dijalankan dengan Windows .

Cara menggunakan :
1.Persiapkan flash disk dos bootable media,gunakan rufus atau software lainnya
2.Download DMI tool software dan simpan ke dalam harddisk

software download

3.Unzip download file dan temukan file HPBQ138.exe
4.Copikan file HPBQ138.exe kedalam bootable flash disk tadi.
5.Hidupkan Laptop dan boot dari flash disk.
6.Jalankan HPBQ138.exe dan ikuti langkah langkah yang diperintahkan untuk memprogram ulang Serial dan nomer model .

Ikuti petunjuk dibawah ini untuk mengapdate system board informasi:

(0) Serial Number = S/N lihat pada stiker yang tertera dibawah laptop

(1) Notebook Model = lihat pada stiker yang tertera dibawah laptop

(2) GUID Number = random

(3) UUID Number = pilih angka 1 untuk mendapatkan UUID

(4) SKU Number = Product Number lihat pada stiker yang tertera dibawah laptop

(5) CTO Localization Code =

(6) MAC Address =

(7) PCID = lihat pada stiker yang tertera dibawah laptop

(8) System Board CT # =

Save dan reboot.

 

Berikut merek dan seri laptop yang dapat deprogram :

Compaq: 320, 321, 325, 326, 420, 421, 620, 621, 510, 511, 610, 515, 516, 615

 

HP Compaq: 2230s, 6530b, 6530s, 6531s, 6535b, 6535s, 6730b, 6730s, 6735b, 6735s, 6830s, 6720t, 2210b, 2510p, 2710p, 6510b, 6515b, 6520s, 6710b, 6710s, 6715b, 6715s, 6720s, 6820s, 6910p, 8510p, 8510w, 8710p, 8710w, nc2400, nc4000, nc4010, nc4200, nc4400, nc6000, nc6110, nc6120, nc6140, nc6220, nc6230, nc6320, nc6400, nc8000, nc8230, nc8430, nw8000, nw8240, nw8440, nw9440, nx5000, nx6105, nx6110, nx6115, nx6120, nx6125, nx6130, nx6310, nx6315, nx6320, nx6325, nx6330, nx7000, nx7010, nx7300, nx7400, nx8220, nx8420, nx9420, tc4200, tc4400

 

HP EliteBook: 2540p, 2740p, 8440p, 8440w, 8540p, 8540w, 8740w, 2530p, 2730p, 6930p, 8530p, 8530w, 8730w,

 

HP: 420, 425, 620, 625, 4320t, 541, 2140, 4410t, 540, 550, 2133, 2533t, 500, 510, 520, 530

 

HP Mini: 5102, 5101

 

HP Pavilion: ze1000, zt3000, zt3200, zt3300

 

HP Presario: B1200, M2000, V1000, X1000, X1200, X1300, X1400

 

HP ProBook: 4320s, 4321s, 4325s, 4326s, 4420s, 4421s, 4425s, 4520s, 4525s, 4720s, 5220m, 5320m, 6450b, 6455b, 6550b, 6555b, 6440b, 6445b, 6540b, 6545b, 5310, 4310s, 4410s, 4411s, 44151s, 4416s, 4510s, 4515s, 4710s

 

 

Pengkodean RT IC (Richtech)

DJ= – RT8202AGQW
DJ- – RT8202APQW

DK- – RT8204PQW WQFN 3×3-16
JL= – RT8204AGQW WQFN 3×3-16
FR= – RT8204BGQW WQFN 3×3-16
H6= – RT8204CGQW WQFN 3×3-16

CJ= – RT8205AGQW
CK= – RT8205BGQW
CL= – RT8205CGQW
CB= – RT8205DGQW
DT= – RT8205EGQW
EM= – RT8205LGQW [RT8205AGQW]
EN= – RT8205MGQW [RT8205CGQW]

CP= – RT8207GQW
DH= – RT8207AGQW
EF= – RT8207LGQW
J7= – RT8207MGQW

DS= – RT8223BGQW LDO Output: 70mA
11= – RT8223NGQW LDO Output: 100mA [RT8223BGQW]
20 – RT8223PZQW LDO Output: 100mA [RT8223BGQW]
EP= – RT8223LGQW LDO Output: 100mA [RT8223AGQW]
EQ= – RT8223MGQW LDO Output: 100mA [RT8223BGQW]

FF= – RT8208AGQW
FG= – RT8208BGQW
H8= – RT8208DGQW
30= – RT8208EGQW
31= – RT8208FGQW

FH= – RT8209AGQW WQFN-16L 3×3
A0= – RT8209BGQW WQFN-14L 3.5×3.5
A3= – RT8209EGQW WQFN-14L 3.5×3.5
JX= – RT8209LGQW WQFN-16L 3×3
A8= – RT8209MGQW WQFN-14L 3.5×3.5
K0= – RT8209NGQW
A6= – RT8209PGQW

EL= – RT8015A
DZ= – RT8113
CZ= – RT8561AGQW
=========
RT8202=RT8209
RT8204=G5601
RT8205B=TPS51125=TPS51123=G5608=up6182=RT8223P
RT8206B=ISL6237=TPS51427
RT8206A=ISL6236=PM6686=SN0608098
RT8207=TPS51116 (TON resistor on pin12, check datasheet)
RT8208B=SC411
RT8209B=TPS51117=UP6111
RT9025=G966-25=UP7704
RT9018B=G9661-25=UP7706
MAX8778=MAX17020
MAX8724=MAX1908=MAX8765
MAX8725=MAX1909
APW7138=ISL6268
APW7108=ISL6227=FAN5236
APL5913=APL5930

PROCEDUR  PENGECEKAN LAPTOP YANG SUDAH SELESAI DISERVICE

Pertama tama sebelum melakukan pengecekan bersihkan Laptop menggunakan kanebo serta  cek sekeliling Laptop jika ada baut yang belum terpasang , casing yang belum rapat atau kejanggalan kejanggalan yang mungkin ada.

1.Hidupkan Laptop dengan menggunakan adaptor biarkan sampai masuk windows.Gunakan adaptor bawaannya jika ada jika tidak gunakan adaptor dkhaz dan buat catatan adaptor bawaan belum di tes . Jika belum ada anti virus yang terpasang install smadAV yang terbaru terlebih dahulu dan scan secara menyeluruh.

2.Sambil menunggu proses scan virus ,Perhatikan indicator pengisian batterai apakah pengisian batteri dalam kondisi baik atau tidak dan lakukan pencatatan atas kondisi batterai disebalik nota kuning  (jika unit masuk tanpa batterai abaikan saja).

3.Cek device manager apakah semua driver sudah terinstal semua . jika belum gunakan driver pack software untuk menginstal driver yang belum terpasang.

4.Cek semua tombol keyboard apakah semua berfungsi dengan baik ,jika ada yang tidak berfungsi tandai dengan potongan stiker label dan lakukan pendataan ,infokan kepada usernya sebelum laptop diambil barangkali minta sekalian diperbaiki atau diganti . Sebelum diinfokan ke usernya sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu harga keyboard baru terlebih dahulu.

5.Cek koneksi wifi ,camera,optical device (jika ada),suara/sound system  dan semua port usb dan lakukan pendataan.

6.Cek sirkuasi udara ,kipas dapat membuang udara dari dalam laptop keluar  atau ada suara suara yang tidak normal.

7.Jalankan aplikasi standard dan lakukan pendataan jika ada software yang tidak berjalan.

8.Jalankan video ,gunakan sample video pada mydocument atau copykan video dan set berulang ulang tes running minimal 1 jam.

9.Jika semua procedure diatas sudah dilakukan infokan kepada user/pemilik bahwa laptop sudah bisa diambil.

10.Untuk laptop yang belum diambil nyalakan laptpnya setiap hari minimal selama 15 menit kemudian matikan dan simpan kembali. Sms usernya secara berkala jika 3hari belum diambil.

copyright-adiedkhaz

PROSEDUR PENERIMAAN DAN PENGECEKAN MOTHERBOARD MASUK(KIRIMAN)

1.Cek Kode motherboard ,dan tanyakan  voltase adaptor dan amper kepada teknisi.

2.Perhatikan kelengkapan Motherboard, Procesor,memory,fan dan hitsink, tombol power,jack power ,vga port dan lakukan pendataan. Periksa juga disekeliling motherboard jika ada komponen yang hilang,chip yang hilang atau tanda tanda terbakar,sirkuit bolong,korosi dan hal hal yang mencurigakan lainnya. Jika ada maka abaikan langkah selanjutnya dan serahkan kepada teknisi. Jika Semua kelengkapan prosesor,fan dan hitsing, tombol power ,jack adaptor tersedia dan tidak terlihat kerusakan fisik motherboard maka lakukan  langkah selanjutnya.

3.Cari jack adaptor yang sesuai dan tancapkan pada Motherboard “PERHATIKAN” jika ada indikasi short     “Voltase PSU langsung drop/turun dan Amper meter Naik” Jika ini terjadi segera lepaskan jack PSU dan data kondisi motherboard Short VALW.

4.Jika tidak terjadi tanda tanda “Short” perhatikan peningkatan amper PSU setelah dicolokkan , jika amper naik dan Voltase tetap maka itu pertanda Voltase/tegangan masuk .

 5.Jika tidak ada tanda tanda amper naik/terpakai ,perbaiki posisi jack psu atau mungkin jack tidak cocok dan segera cari jack lainnya .jika masih tetap tidak ada peningkatan amper maka tekan power swich /tombol power dan jika tetap tidak ada respon (amper tidak naik/terpakai sama sekali) maka kondisi ini disebut dengan mati total .

6.Jika setelah di swich on amper bergerak naik dan kemudian drop kembali saat sebelum di switch on kondisi ini disebut dengan power drop.

9.Data kode motherboard ,nama,alamat  dan no telephone pemilik motherboard  dan sebutkan kondisi motherboard  yang telah diuji seperti diatas sebagai gejala permasalahan pada nota service.

10.Data kelengkapan motherboard yang  diterima .sebutkan juga jika ada komponen yang hilang, cacat fisik seperti pecah,retak,bolong  dan lain sebagainya dan lakukan pencatatan pada nota service serta tempelkan nomer nota service pada motherboard bersangkutan.

11.Foto motherboard bolak balik dan perlihatkan kondisi fisik secara keseluruhan pada saat barang diterima.

13.Lakukan konfirmasi kepada pengirim atas penerimaan barang berikut data kelengkapan motherboard serta kondisi saat diterima dan simpanlah SMS konfirmasi dan foto sebagai arsip.

copyright-adiedkhaz

PROSEDUR PENERIMAAN DAN PENGECEKAN LAPTOP MASUK

1.Cek Merk ,seri, voltase adaptor , amper dan lakukan pendataan.

2.Cari jack adaptor yang sesuai dan tancapkan pada laptop “PERHATIKAN” jika ada indikasi short     “Voltase PSU langsung drop/turun dan Amper meter Naik” Jika ini terjadi segera lepaskan jack PSU dan lepaskan Batterai.

3.Jika tidak terjadi tanda tanda “Short” perhatikan peningkatan amper PSU setelah dicolokkan (dalam kondisi batterai terpasang) jika amper naik dan Voltase tetap maka itu pertanda Voltase/tegangan masuk .dan jika amper terus meningkat naik itu pertanda pengisian batterai sedang berlangsung .Tanda tanda batterai baik penggunaan amper akan meningkat mulai dari 0.4amp sampai dengan 2.0a dalam kondisi sebelum di swich on .

4.Jika tidak ada tanda tanda amper naik/terpakai ,perbaiki posisi jack psu atau mungkin jack tidak cocok dan segera cari jack lainnya .jika masih tetap tidak ada peningkatan amper maka tekan power swich /tombol power dan jika tetap tidak ada respon (amper tidak naik/terpakai sama sekali) maka kondisi ini disebut dengan mati total ,sedangkan kondidi batterai baik atau tidak baik belum dapat diketahui.

5.Lepas Batterai kemudian lakukan prosedur langkah 4 jika kondisi sama maka permasalahan adalah laptop mati total.

6.Jika setelah di swich on amper bergerak naik dan kemudian drop kembali saat sebelum di switch on kondisi ini disebut dengan power drop.

7.Jika setelah di switch on amper bergerak naik (0.2amp s/d 2.0)maka kondisi ini disebut dengan tidak display atau no post.

8.Jika laptop berhasil masuk windows dan terlihat normal maka tanyakan kepada user/pemiliknya keluhannya apa lakukan pencatatan pada nota service.

9.Data merek dan seri Laptop ,nama dan no telephone pemilik laptop dan sebutkan kondisi laptop yang telah diuji seperti diatas sebagai gejala permasalahan pada nota service.

10.Data kelengkapan Laptop yang akan diterima ,ada atau tidaknya batterai,adaptor,hard disk,cdrom,keyboard dll .sebutkan juga jika ada cacat fisik seperti pecah,retak dan lain sebagainya.

11.Catat masih ada segel atau tidak/segel rusak . Jika masih ada segel resmi dari pabrik tidak perlu mendata kelengkapan ,pastilah isi dan spesifikasi laptop masih sama dengan laptop review yang dapat di browsing di situs resmi laptop bersangkutan.

12.Jika short, mati,no display,power drop,minta usernya untuk menanda tangani LCD/LED unuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan dikemudian hari karena kita tidak mengetahui kondisi LCD/LED pada saat barang diterima.

  1. Jika short atau mati ,mintalah usernya untuk menyerahkan adaptornya untuk diperiksa agar jika sumber masalah datang dari adaptor agar dapat diatasi terlebih dahulu agar permasalahan yang sama tidak terjadi kembali selama masa garansi.

14.Tanda tangani serah terima barang kemudian minta pemiliknya menanda tangani juga lalu nota yang berwarna putih serahkan kepada pemiliknya .Katakan bahwa kita akan konfirmasi melalui SMS detil kerusakan ,biaya dan estimasi waktu pengerjaannya.

15.Tempelkan stiker label dan tulis nomer service sesuai dengan nomer nota kemudian antarkan ke ruang teknisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

copyright-adiedkhaz

TUTORIAL CARA PENGGUNAAN PSU 30V 5A

 1.Amper/current meter adalah meteran control penggunaan arus pada saat Tegangan tidak digunakan maka amper akan terbaca 0.000 .jika terbaca 1.000 berarti pemakain arus sebesar 1 amper sedangkan jika terbaca 0.100 berati 0.1 amper dan begitu seterusnya.

Batas amper maximal 5A. Setingan menurunkan dan menaikkan amper meter dapat dilakukan melalui potensio dengan cara memutar ke kiri untuk menurunkan amper dan putar kekanan untuk menaikkan amper .Masing masing memiliki dua Potensio dimana potensio yg sebelah kiri menaikkan dan menurunkan tegangan secara pelan dan disebelah kanannya menaikkan dan menurunkan tegangan secara cepat.

 

2.Voltage /Tegangan Meter adalah Voltase monitor yang sedang digunakan ,jika terbaca 19V berarti tegangan yang tersedia pada positif pool PSU juga sebesar 19V.Batas maximal Tegangan adalah 30Volt .

Tegangan dapat diubah ubah sesuai dengan kebutuhan mulai dari 0,1V sampai dengan 30V dengan cara memutar potensio untuk tegangan .cara menaikkan dan menurunkan tegangan sama dengan cara menurunkan dan menaikkan amper.

Hindari merubah tegangan pada saat jack terpasang pada motherboard untuk menghindari kelebihan tegangan pada saat penyetelan nilai tegangan masuk kedalam sirkuit tanpa terkendali.

3.Masa biasanyanya ditanamkan ke tanah ,tetapi jika tidak digunakan tidak mengapa.

 

Pasang Kabel jack pada positif dan negative pool pada PSU,Jika kabel berwarna merah dan hitam umumnya merah adalah positif dan hitam adalah negatif. Apabila kabel jack power berwarna lain sebaiknya di uji dulu menggunakan multitester untuk menentukan kabel positif dan negative dengan cara menguji kontinuitas dari soket jack power ke kabel .Bagian luar jack power adalah negatif,sedangkan bagian dalam jack power adalah positif jika menemukan jarum atau pin didalam soket jack adaptor maka itu adalah adaptor id atau sensor pengenal produk adaptor itu sendiri. Pemasangan tidak boleh terbalik.jika terbalik maka PSU akan proteksi.

 

Sebahagian PSU dilengkapi dengan 30 bh universal jack adapter agar teknisi tidak harus berganti ganti adaptor pada setiap menggunaan jack yang berbeda ,cukup dengan mengganti jack yang sesuai dengan cara menghubungkannya ke jack standard.Sedangkan sebahagian PSU lainnya universal jack adaptor harus dibeli terpisah.

Pastikan tegangan sudah sesuai pada voltage meter dengan kebutuhan motherboard sebelum digunakan.

Contoh : Toshiba 19V,Lenovo 20V,Apple 16.5V ,Besaran power supply ini juga dapat dilihat pada stiker yang tertera pada bahagian bawah casing Laptop.

Jika pada saat penggunaan PSU berbunyi ,tegangan yang sudah di set turun secara drastis sedangkan amper meter meninggkat tinggi berarti ada short pada motherboard.Bersegeralah melepas jack adaptor untuk menghindari jalur terbakar.Keluarkan motherboard dari casingnya untuk melakukan pencarian komponen short.

 

Saat normal Voltase di set 19V dan monitor arus menunjukkan angka 0.000 pertanda PSU stanby tetapi saat jack adaptor dicolokkan/dipasangkan pada motherboard tiba tiba PSU berbunyi keras ,Voltase turun menjadi 00.2V dan arus meningkat drastis menjadi 2.626amper . Ini ciri ciri short di jalur awal +ADP .

Kabel sambung inject tegangan digunakan untuk menyuntik tegangan ke titik /jalur yang kehilangan tegangan.Aligator clip/penjepit dapat digunakan sebagai sambungan probe agar kabel lebih panjang .

 

Dengan kabel ini kita dapat lebih mudah untuk melalukan penyuntikan tegangan pada saat ingin mencari komponen yang short, Sebelum melakukan penyuntikan sebaiknya kita mengetahui besaran maximal tegangan yang boleh disuntikkan ke jalur yang terindikasi adanya short .Untuk mengetahui secara cepat kita dapat mengidentidikasi besaran tegangan yang tertera pada capasitor yang berada didalam jalur yang terindikasi short .

Berikut kode besaran maximum tegangan yang diizinkan masuk pada capasitor :

Gambar diatas menerangkan besaran tegangan maximum pada setiap capasitor ,contoh : Jika kita menemukan  capasitor dengan kode d (hurup kecil) pada jalur yang short maka kita tidak boleh menyuntikkan tegangan lebih dari 2V kedalam jalur itu . Cobtoh lainnya jika kita menemukan capasitor dengan kode j(hurup kecil) maka kita tidak boleh menyuntikkan tegangan lebih dari 6.3V.

Pada saat penyuntikan berapapun tegangan yang akan disuntikkan set potensio amper pada level setengah, kemudian jika target panas(komponen short) belum ditemukan ,naikkan potensio amper secara bertahap sampai target panas ditemukan.

Power by experiences of Adiedkhaz

METODA ANALISA PERBAIKAN MATHERBOARD BUTA PADA SIRKUIT LAPTOP

Berbicara tentang Motherboard buta ,artinya tidak ada kode (tanda) lokasi komponen di papan sirkuit . Pengetahuan tentang jenis komponen berdasarkan kode marking C(Capacitor),D (Dioda),F (FUSE),L (Inductor),R (Resistor),Q (Transistor) tidak dapat diaplikasikan pada sirkuit ini.Ada yang menempatkan hanya beberapa tanda  untuk jumper point (JP) ,bahkan beberapa produsen motherboard laptop tidak lagi menempatkan kode apapun kecuali seri manufaktur . Tanpa Kode lokasi dan inisial komponen ini akan menyulitkan bagi repairer dalam mencocokkan data power sequences  saat memeriksa lalu lintas arus dan signal dalam sirkuit yang bermasalah.

Pemahaman mengidentifikasi rangkaian power ,titik ukur reset signal dan cara kerjanya tentu saja sangat dibutuhkan dalam menghadapi motherboard buta yang paling sering ditemukan pada sirkuit Asus dan Apple Laptop.

Mengidentifikasi Rangkaian

1.Rangkaian Power Supply

a.Rangkaian Blok Charger

Blok Charger ,VALW adalah power yang telah tersedia pada titik titik tertentu saat ADP+ supply masuk kedalam sirkuit Mulai dari power jack (PWR CORD) masuk ke dalam rangkaian melewati fariasi rangkaian pengaman,penguat dan penghemat daya .Pada motherboard tertentu rangkaian Adaptor ID ,yaitu sensor detector signal yang dapat mengenali Adaptor original atau tidak.

Kita identifikasi dulu jalur yang pasti ada dalam sirkuit laptop yaitu rangkaian penguat dimana Mosfet transistor berperan sebagai penguat daya pada semua sirkuit laptop .Penguat ini masih dijalur VIN , kita menyebutnya dengan ADP FET , jika ADP+ supply telah lolos sampai ke resistor pembatas antara jalur VIN dan B+(VBAT) ,berarti CHARGER IC telah bekerja meloloskan driver gate ADP FET masuk ke system.

BATERAI FET

Baterai Fet adalah Mosfet transistor didalam rangkaian berfungsi sebagai penguat VBAT+ ,seperti halnya ADP FET berfungsi menjadi penguat arus dari adaptor ,Batrai FET berfungsi sebagai penguat arus yang datang dari baterai .

[Premium]

 

Pada saat baterai dilepas ,adaptor terpasang ,ADP+ semestinya sampai ke mosfet ini hanya untuk pin 1,2 dan 3.Sementara pin 5,6,7,8 terhubung ke soket batrai VBAT+ .Mosfet ini tidak boleh bocor ,kebocoran dapat meloloskan ADP+masuk ke VBAT+ dan akan merusak baterai.

Cara mudah mendeteksi ADP+ sudah lolos ke jalur VIN  sampai ke B+ atau VBAT ,adalah mengidentifikasi Baterai Fet ,(terletak tidak jauh dari soket batrai) .jika pada pin 1,2,3 ADP+ telah hadir maka sudah dipastikan ADP+ sudah masuk ke jalur B+ atau VBAT. ADP+ harus terhenti di sini dan tidak boleh meloloskan ADP+ ke pin 5,6,7,8. Jika ini terjadi saat baterai terpasang maka ADP+ akan masuk ke baterai dan baterai akan short .

Lokasi charger IC biasanya berdekatan dengan soket baterai . Jika terjadi masalah disini ,catat kode bodi IC dan cari datasheetnya di internet untuk melihat deskripsi pin untuk mendata dan mencatat nilai titik ukur penting sesuai dengan pedoman reset signal.

Jika ADP+tidak lolos dan terhambat pada resistor pembatas ,sementara mosfet dan resistor pembatas terukur baik serta tidak ditemukan indikasi short pada jalur VIN atau B+ ,ini terjadi disebabkan oleh perlindungan kelebihan daya (over voltage protection) yang diaktifkan oleh Charger ic dengan cara mendorong analog ground pada pin CSIP resistor pembatas .Analog ground ini dapat memberikan feedback menahan arus yang masuk walaupun jika diukur impedansi tidak menunjukkan tanda tanda adanya short .

Berikut rumus rangkaian resistor devider yang berfungsi sebagai sensor arus yang diterima oleh charger IC ,jika tahanan resistor melar maka nilai ACDET/ACIN meningkat ,jika peningkatan diatas ambang batas yang diizinkan ,maka over voltage protection akan diaktifkan.

R1 pada gambar diatas bernilai 63.4kOhm ,R2 bernilai 10kOhm . VA1(ADP+) bernilai 19Volt.

R2(10k) dibagi (R1(63.4k)+R2(10k) dikalikan dengan VA/ADP+ senilai 19V.Maka nilai ACDET/ACIN adalah 2.58V.

Jika nilai R1 dan R2 berubah maka hasil perkalian nilai diatas pasti akan berubah juga . Pastikan resistor resistor yang berada pada jalur ini sesuai dengan nilai yang tertulis pada deskripsi pin pada datasheet Charger IC yang bersangkutan.

Charger system adalah pengaturan dimana sirkuit laptop dapat mendeteksi keberadaan supply adaptor,keberadaan baterai pack dan mengatur regulasi power system agar tidak bertabrakan berebutan memasukkan daya ke dalam sirkuit .Sersor sensor dipasang sehingga sirkuit mengerti kapan harus melakukan pengisian kapan menghentikannya dan kapan mengaktifkan daya dari batrai saat supply dari adaptor di non aktifkan .

Pengecekan awal dapat dilakukan tanpa membongkar unit ,dalam kondisi batrai terpasang ketika PSU power dicolokkan akan terlihat konsumsi arus langsung naik maximal sampai 2 amper walaupun unit belum di switch on (power on).

Ini pertanda system charger bekerja , pengisian daya telah aktif . Untuk memastikan pengisian kita dapat mengukur pin  input power positive senilai daya baterai yang tertera pada baterai pack. Pin penting lainnya adalah batrai_id ,signal ini dapat diukur dgn volt meter sebesar 3V saat batrai belum terpasang dan 0V saat batrai terpasang ,ini akan menjadi sersor bagi EC untuk mengenablekan charger driver gate yang bernama CHG_EN .

Input lainnya untuk memastikan EC sudah bekerja ialah pin BAT_DATA dan BAT_CLK ,keduanya dapat diukur dgn volt meter senilai 3V .inilah syarat wajib yang harus hadir saat pemmeriksaan system charging. Untuk lebih detil silahkan lihat isi album ,dimana terdapat urutan cara kerja sensor di dalam sirkuit charger iC .

  • 1 Batrai Konektor dan cara Mengujinya

 

Akan ditemukan beberapa model soket batrai ,kita akan membedakan berdasarkan jumlah Pin konektor yang tersedia . Intinya pin penting yang wajib ada adalah :

1.Pin input positif  (daya masuk ke baterai)

2.Pin output positif (daya keluar dari batrai)

Pin 1 dan2 seringnya ditemukan kedua pin disatukan dalam satu jalur.

3.Baterai id (plug in baterai detector signal) tidak ada pada soket 5pin

4.Baterai data

5.Baterai clock

6.Baterai temprature (tidak ada pada soket 5pin)

7.Ground

Kalau dilihat dari susunan diatas ,soket baterai yang dipakai hari ini minimal memiliki 7 pin ,jika ada yang lebih terkadang ground pin memiliki 2 sampai 3pin .

  • 2 Charger IC dan Cara kerjanya

PVCC  Pin 28 adalah ic positif power suplay,untuk beroperasi dengan baik ic ini minimal mendapat suplay 6 vol bada saat battery mode on dan maximal mampu menerima voltase sebesar 24v pada saat adapter mode .Untuk bisa beroperasi BQ 24751 harus memiliki tegangan minimal 6vol.

ACN Pin 2 dan ACP pin 3 adalah sensor tegangan yang mendeteksi bahwa tegangan utama berasal dari adaptor atau dari baterai .jika ACN dan ACP menerima suplay dari adaptor dan batrai ,maka charger ic akan  menunggu EC menerima signal BAT_ID dan mengaktifkan charger mode dengan cara mengirimkan signal driver gate untuk melakukan pengisian.

ACDRV pin 4 adalah Driver gate output Adaptor Fet untuk meloloskan tegangan transistor penguat.

OPVSET  pin 8 adalah sensor over voltage ,apabila sensor menerima beban yg masuk melibihi kapasitas,maka OPVSET akan mengaktifkan proteksi dan menghentikan daya ini masuk ke sirkuit.

BATDRV pin14 adalah driver gate Battery Fet yg meloloskan daya dari baterai masuk ke sirkuit saat adaptor terdata tidak terpasang.

CHGEN pin 1 adalah enable signal dari EC untuk mengaktifkan HI dan LOW upper dan lower side n chanel transistor driver gate untuk melakukan pengisian ke baterai.

HIDRV pin 26 adalah trigger (driver gate) pembuka gate upper side N chanel untuk melakukan pengisian baterai.

LODRV adalah trigger (driver gate) pembuka gate lower side N chanel untuk system charging

System kerja charger IC mulai dari tegangan adaptor dimasukkan,lihat urutan tahapan kerja ditandai dengan lingkaran merah bernomor ‘

Perhatikan kendali dari Host pada gambar diatas.

Host yang bertugas dalam sirkuit Laptop adalah EC ,ACSET adalah sensor pendataan bahwa sirkuit dalam kondisi ACGOOD (Valid adaptor active)

IADAP adalah signal yang diterima charger ic melalui ACDET sebagai konfirmasi sensor adaptor .disini sering terjadi perubahan tahanan resistor yang dapat membuat CHGEN dinonaktifkan karena input power mendeteksi kelebihan dan kekurangan daya pada suplay adaptor

CHGEN adalah pengaktifkan pengisian yang dikirikan oleh EC kepada Charger IC ,jika low enable charger active,jika Hi enable charger tidak active.

CHGEN baru active jika EC telah menerima signal BAT_DATA ,BAT_CLK dan BAT_ID .

  • Rangkaian SMPS (Swicth Mode Power Supplay)

Blok SMPS

Rangkaian SMPS ,mereka ditandai dengan dua buah inductor 3/5V dengan kapsitor smd atau polimer (tabung) berinisial j atau tertulis 6.3V .kemudian perhatikan disebelah atau disebaliknya rangkaian upper/lower mosfet transistor , mengidentifikasi mana upper dan yang mana lower Mosfet transistor dalam rangkaian ini adalah dengan cara mengukur pin 1,2 dan 3 mosfet  yang terukur impedansinya 0 ohm terhadap ground  pastilah mosfet ini adalah lower side . Pastikan impedansi lower transistor antara pin 1,2,3 dengan 4,5,6,7,8 seharusnya tidak terbatas .

 

 

  • 1 Menguji Rangkaian Upper Lower Side

Menguji Upper side mosfet transistor sebagaimana yang telah kita ketahui adalah dengan cara mengukur Mosfet source pin 5,6,7,8 senilai ADP+ dan pin 4,5,6,7,8 ke pin 1,2,3 mosfet ini impedansinya harus tak terbatas ,jika impedansi rendah , sudah dipastikan mosfet dalam kondisi rusak/bocor .Ketahui juga bahwa masing masing gate mosfet transistor diatas adalah pin 4 dan keduanya terhubung ke SMPS regulator,jika pin ini short segeralah lepas kedua mosfetnya dan ukur impedansi tapak pin 4 ,jika terukur rendah berarti feedback dating dati SMPS regulatornya .

Cara lain menguji Mosfet ini diluar rangkain dengan cara set multimeter ke diode continuity (BUZZER), Pin 1,2,3 tidak boleh terhubung (BUZZER) ke pin 5,6,7,8 begitu juga sebaliknya

Jika rangkaian Upper lower side  diatas sudah didapati normal , langkah selanjutnya mendata hasil pengukuran VIN,ENLDO,LDO dan signal signal enablenya . Periksa juga supply LDO sebagai sumber tegangan Embedded Controler(EC) EC seharusnya  sudah mendapat power supply sebesar 3VALW agar VSB(Voltage switch button) , sebagai syarat sirkuit bisa switch on(PWR_ON) dan tentunya power Bios IC  (Firmware storage) juga harus telah tersedia dimana mereka (EC dan Bios IC) saling berkaitan satu sama lain dalam mengoperasikan Sirkuit power management.

  • PENCARIAN SHORT KOMPONEN PADA JALUR VIN DAN B+

Menangani  permasalahan Motherboard Mati total hal yang pertama yang kita lakukan adalah memastikan kondisi motherboard dalam kondisi short atau tidak,yaitu dengan menggunakan adaptor yang memiliki lampu indikator pada adapter (jangan lupa melepas battery c mos sebelum memulai analisa) . Gejala motherboard short ialah pada saat adapter dipasang pada mobo,adapter berkedip atau mati atau meredup.

Cara lain menentukan motherboard dalam kondisi short yaitu mengukur tegangan V_in pada jack positif pada mobo (probe hitam pada casis/gnd…probe merah pada jack Positive) dan set buzzer jika multimeter bernilai 0 ohm berati dapat dipastikan short sirkuit terjadi ,untuk profesional repairer diwajibkan  menggunakan PSU, jika saat power PSU dimasukkan tiba tiba amper naik tak terhingga kemudian voltase turun drastis dan PSU mengeluarkan suara beep atau hanya suara gemercik pertanda short sedang terjadi .

Perhatikan susunan gambar didalam album ini guna melakukan pencarian komponen short yang lebih cepat dan aman.

  • Mencari Resistor Pemutus jalur VIN dan B+

lepas resistor ini kemudian pastikan short sirkuit terjadi pada Jalur VIN atau pada jalur B+ .Jika pin 1 yg bernilai 0ohm maka area pencarian short sudah dapat dipersempit .inject/suntik tegangan menggunakan PSU sebesar 5V saja agar komponen penyebab shot tidak terlalu panas kemudian mulailah meraba area VIN dan temukan penyebab short (bersatunya jalur positif dan negatif oleh salah satu komponen yg rusak) .

Memahami pengertian short sebagaimana yg disebutkan diatas ,pencarian akan lebih tertuju pada komponen yang salah satu pinnya terhubung ke ground . abaikan komponen yang panas dimana komponen tersebut tidak memiliki satupun pin yang terhubung ke ground .

Cara yang sama lakukan jika short terdeteksi pada jalur B+ ,hanya saja area pencarian pada jalur B+ akan lebih luas.

Contoh resitor pembatas pada schema lainnya.

Untuk pencarian short pada jalur B+ agar dapat dibolak balik saat mencari komponen yang panas ,buatlah jumper poin pada salah satu pin resistor pembatas yang terukur short ,gunakan aligator clip pada kabel injek sehingga tidak perlu dipegang saat mencari komponen yang panas .Hindari injeksi dengan nilai yang besar ,mulailah dengan tegangan yang lebih rendah agar terhindar dari sengatan panas saat mencari komponen penyebab short . Naikkan tegangan injeksi secara bertahap jika belum ada komponen panas yang ditemukan.

  • Mencari Komponen Penyebab Short Sirkuit

 

Penyebab terbesar short pada jalur ADP+ adalah Capasitor dan n chanel transistor ,sesekali akan ditemukan pada Dioda pembuang induksi yang salah satu pinnya terhubung ke ground.

  • Mengenali Komponen yang berpotensi besar menjadi penyebab short

 

 

Rangkaian upper/lower side ini akan ditemukan di blok memori ,vccore, vccp,vgfx dll .Untuk memudahkan pencarian temukan masing masing rangkaian ini berdekatan dengan device yang akan di supply powernya .
contoh VCCRAM akan berdekatan dengan soket memory …VCCore regulator akan berdekatan dengan soket processor ,begitu seterusnya.

Potensi penyebab short pada VCCORE power processor regulator.

Berhati hatilah jika menemukan short pada rangkaian VCCORE ,terutama processor tanam . Menghindari ADP+ masuk ke jalur ini sebaiknya lepas vccore induktor sebelum mengganti dan menguji mosfet transistor yang bocor.

  • SMPS DC/DC REGULATOR

Switch Mode Power supply (SMPS) dc/dc regulator adalah high efficiency synchronous

step-down DC-DC regulator. IC ini bertugas menurunkan tegangan ADP+menjadi tegangan linear sebesar 3 dan 5 Volt .Kemudian tegangan LDO/auxiliary ini diberikan kepada Embedded controller sebagai tegangan power supply utama yang bernama EC_VCC senilai 3.3Volt. Setelah EC mendapat power,EC akan menerima perintah microcontroller berbentuk firmware yang di simpan didalam rom terpisah (IC BIOS) atau memiliki rom sendiri didalam EC CHIP .kemudian EC akan mengirimkan signal enable sebagai trigger,pembuka driver gate menurunkan tegangan ADP+ ke 3V dan 5V melalui rangkaian Upper lower side Mosfet transistor sebagai tegangan utama 3/5V system yang digunakan untuk seluruh rangkaian power supply.

  • LDO/AUXILARY POWER Sebagai Sumber tegangan EC (EC_VCC)

LDO adalah Drop out linear atau auxiliary power (pin 7)yang langsung diproduksi oleh SMPS IC setelah mendapatkan input VIN (pin 6)sebesar ADP+ dan input ENLDO (pin 4) sebesar 5 s/d 15V .

Kemudian LDO5 akan di turunkan tegangannya menjadi 3V melalui step down controller ic seperti gambar dibawah ini :

  • Step Down Controler merubah LDO5 menjadi LDO3

 

 

Output stepdown controller ini bernilai 3.3V dalam rangkaian dibawah ini diberi nama +3VPCU dan kemudian menjadi power supply utama bagi Embedded controler

 

 

 

  • Berbagai Merek SMPS dan Cara menguji Input outputnya
  • RT8206A

Menguji RT8206A jika input hadir ,maka output LDO seharusnya langsung hadir .ini pertanda SMPS dalam kondisi baik .jika input hadir output tidak hadir sementara tidak ada ground feedback/short di pin outputnya maka dipastikan SMPS rusak.

  • RT8223A

 

Menguji RT8223 jika input hadir ,maka output LDO seharusnya langsung hadir .ini pertanda SMPS dalam kondisi baik .jika input hadir output tidak hadir sementara tidak ada ground feedback/short di pin outputnya maka dipastikan SMPS rusak.

  • RT8239A

 

Menguji RT8239/UP1598Q jika input hadir ,maka output LDO seharusnya langsung hadir .ini pertanda SMPS dalam kondisi baik .jika input hadir output tidak hadir sementara tidak ada ground feedback/short di pin outputnya maka dipastikan SMPS rusak.

  • SY8208B

SY8208: input IN pin 8 =19V-output LDO pin 7 =5V-EN1 pin 1 =3-5V-EN2 pin 3 =3-5V

 

  • TPS 51225a/b/c

 

Menguji TPS 51225 jika input hadir ,maka output LDO seharusnya langsung hadir .ini pertanda SMPS dalam kondisi baik .jika input hadir output tidak hadir sementara tidak ada ground feedback/short di pin outputnya maka dipastikan SMPS rusak.

 

  • UP1598Q

 

Menguji UP 1598Q jika input hadir ,maka output LDO seharusnya langsung hadir .ini pertanda SMPS dalam kondisi baik .jika input hadir output tidak hadir sementara tidak ada ground feedback/short di pin outputnya maka dipastikan SMPS rusak.

  • Firmware Storage/Bios IC dan power Supplynya

EC bios IC bisa diidentifikasi di sekitaran EC ,tidak semua sirkuit yang memisahkan antara EC bios dan Main bios .jika ternyata tidak ditemukan BIOS IC ,maka EC bios ditulis langsung kedalam EC Chip atau tergabung didalam Main bios IC chip .Mereka membutuhkan power 3.3V pada pin 8,7 dan 3. Dan power 1.8V untuk type sirkuit yang telah memiliki teknologi Low Voltage operation.

EC Bios membutuhkan tegangan sebesar 3.3V untuk pin 8 VCC nya (circuit terbaru ada yg menggunakan power bios 1.8V) ,didalam rangkaian kita lihat bahwa .Pin 7 dan pin 3 juga terhubung ke VCC ,berarti pin ini juga membutuhkan tegangan 3.3V atau 1.8V untuk hidup normal.Pin lainnya terhubung ke EC(embedded controler) sebagai interface dua arah untuk memproses data binari menjadi firmware atau operating system pada EC.IC Bios memiliki kapasitas ROM atau penyimpannan data ,dan kita dapat menentukan kapasitas simpannya berdasarkan tabel pada gambar.Untuk menentukan Pin 1 kita dapat melihat dari tanda titik putih/hitam pada bodi IC dan strip ptih/panah/titik pada motherboad bios ic pad.Pemasangan tidak boleh terbalik.

Untuk pemasangan IC bios yang pin satu nya tidak ditandai,cari pin yang terhubung ke ground. Itu adalah pin 4 (GND)

 

  • System Kerja EC dan Main Bios

Main Bios Adalah system bios yg memiliki firmware yang mengatur setingan ICH(i.o controler hub)yang lazimnya dikenal dengan sothbridge,northbridge,PCH ataupun system chipset.untuk memahami control signal pada chips diatas buatlah analisa hubungan interface searah (jalur tanda panah searah)ataupun interface 2 arah(jalur tanda panah 2 arah)pada skema.

EC Bios adalah firmware yang mengatur setingan Embedded Controler (EC)lazimnya dikenal dengan keyboard controler,KBC,ENE,Winbond,IC laba laba,IC controler.Perhatikan hubungan interface kedua bios diatas dalam melakukan pengaturan system microcontroler.

(catatan : pada sirkuit Samsung pin 3 dan 4 Bios IC memang terhubung ke ground)

  • Rangkaian VS (Voltage Switch)

Rangkaian VS baru hadir setelah sirkuit di switch on/Power on. Untuk mendata power Memori,SB,Processor dan graphic chip kita dapat mengindentifikasi setiap inductor masing masing bootable device ini. Umumnya mereka terletak besebelahan dengan device yang bersangkutan . Contoh inductor memori akan terletak dekat soket memori,inductor processor akan terletak dekat dengan soket processor dan begitu seterusnya. Rangkaian power bootable device ini juga memiliki Regulator IC dan upper/lower side transistor . Cara kerjanya hampir sama dengan SMPS DC/DC regulator ,hanya saja output disesuaikan dengan masing masing kebutuhan bootable device .

 

  • Impedansi Cek

Impedansi berarti mengukur nilai hubungan terhadap antar satu titik ukur, ke titik ukur lainnya .Dinilai dalam satuan Ohm . impedansi terhadap ground berarti hubungan terhadap ground .. jika impedansi jalur positive terhadap jalur negative adalah 0000 Ohm berarti sudah tidak ada lagi hambatan atau terhubung langsung . Terhubung langsungnya jalur positif dengan jalur negative dalam bahasa elektronika disebut short /korsleting dan akibatnya tidak ada satupun tegangan yang akan bisa hadir dalam kondisi seperti ini .

 

Cara cepat mencari short sirkuit adalah menguji impedansi masing masing induktor yang merata terlihat didalam sirkuit . induktor ini menjadi tanda sebuah output regulator ,mulai dari output charging,output smps,vccore,vccram,vccp dan vgfx output power regulator. nilai impedansi yang mendekati short tidak boleh ada di jalur SMPS .jalur ini (3V/5V_SMPS) semestinya memiliki impedansi yang tak terbatas terhadap ground . Berbeda dengan jalur yang memiliki banyak kapasitor coupling pada rangkaiannya. biasanya ditemukan dalam rangkaian Vccore power regulator ,ini akan menyebabkan nilai impedansinya akan rendah ,hampir hampir ipedansinya mendekati nilai short walaupun tidak ada satupun komponen dan chip yang bermasalah dalam rangkaian ini.

Perhatikan lingkaran merah pada gambar diatas ,itu adalah induktor lakukan pengukuran impedansi kepada setiap induktor untuk mengetahui secara cepat area mana yang memiliki short .

Jika menemukan salah satu induktor yang short ,lihat nilai kapasitor yg terhubung langsung pada induktor (jalur output) jika tertulis j=6.3V berarti maximal tegangan yang boleh disuntik ke jalur ini adalah 6.3V .Jangan lebih atau akan ada  tambahan kerusakan akan terjadi . Jika ditemukan kapasitor tertulis d=2.5V maka maximal tegangan yang boleh disuntikkan adalah sebesar 2.5 Volt .

  • Tabel maximal tegangan pada kapasitor sebagai acuan maximum enjeksi pada jalur short

Lihat data dibawah ini untuk mengetahui kode maximal voltage allowed dalam sebuah kapacitor :

KODE MAX VOLT KETERANGAN
a 1V tidak dipakai di laptop
c 1.6V tidak dipakai di laptop
d 2V Vcore
e 2.5V Vcore
g 4V Vcore,NB,SB,VCCRAM
j 6,3V di SMPS dan USB
A 10V tidak dipakai di laptop
C 16V kadang ada di charger
D 20V tidak dipakai di laptop
E 25V jalur VIN atau DC jack
G 40V tidak dipakai di laptop
J 63V tidak dipakai di laptop

Jika menemukan short pada jalur VS , sebaiknya segera melepas inductor dan lakukan pengujian short datang dari rangkaian regulator atau ada feedback di jalur outputnya ,kemudian data maximum tegangan yang diizinkan masuk ke jalur itu dengan cara mengidentifikasi kapasitor yang terletak pada output inductor,jika memiliki tanda d atau 2.5V ,maka itulah nilai maksimal tegangan yang boleh di suntikkan ke jalur itu  .Kelebihan daya yang masuk akan menyebabkan hampir seluruh komponen pada jalur tersebut akan rusak atau cacat.

 

  • Rangkaian Reset Signal

 Mengidentifikasi EC tentu saja tidak akan sulit bagi teknisi ,berbentuk petak besar memiliki 128 pin ,yang masing masing sisi berjumlah 32 pin.

Reset signal kebanyakan diukur dari pin pin EC ,mulai dari signal ACIN_OC# jika sudah hadir pada EC, tidak perlu lagi teknisi memeriksa blok SMPS dan Charger.

ECRST# adalah embedded controller power OK ,jika signal ini hadir senilai 3Volt dapat dipastikan EC dalam kondisi baik dan tidak perlu melakukan penggantian kecuali ada permasalahan lainnya diluar kendali input output power management system .Dalam arti kata signal reset ini hanya berlaku untuk pengaturan power .

RSMRST# adalah reset singnal konfirmasi bahwa EC,IC BIOS dan firmwarenya sudah bekerja .

Kedua nama signal reset diatas umumnya diberikan penamaan yang sama pada semua merek Embedded controller (EC) . Dalam rangkaian  akan ditemukan beberapa signal yang fungsi dan cara kerjanya sama tetapi dengan penamaan yang berbeda ,bahkan terletak pada pin yang berbeda walaupun signal ini memiliki fungsi yang sama .Pemahaman tentang berbagai merek EC dan fariasi nama nama signal Power switch dari tombol power ke EC, signal EC menghidupkan SB dalam rangkaian system switching wajib diketahui untuk bisa mengikuti metdoda analisa sirkuit ini.

NBSWON#EC_SW#,EC_PWON beberapa nama signal ini akan didapat dari berbagai merk Embedded controller ,berbeda manufaktur membuat beberapa perbedaan penamaan pada signal ini. Ini adalah

signal VSB (power switch) yang di trigger dari tombol power kepda EC .Saat tombol power di tekan VSB akan disatukan kepada ground sekali sentuh dan dilepas kembali  dan signal ini akan terbaca oleh EC sebagai perintah mengaktifkan Power S5 dan mengaktifkan semua power untuk bootable device.

Kita dapat memberikan trigger langsung pada EC dengan cara menyentuhkan VSB+ ke ground selama 1-2detik ,jika permasalah pada tobol power dan koneksi jalurnya ke EC maka sirkuit tetap akan hidup.

DNBSWON#,PM_PWR_BTN# (beberapa nama signal ini akan didapat dari berbagai merk Embedded controller ,berbeda manufaktur membuat beberapa perbedaan penamaan pada signal ini) .ini adalah signal trigger untuk menghidupkan Soutbridge . Signal ini akan hilang jika SB short ,atau bagian switching system di dalam SB chip bermasalah .

PM_PWRGD ,SB_PWROK adalah signal Soutbridge/PCH power good , jika signal ini hadir senilai 3VS (diukur saat telah bisa di switch on) maka dipastikan SB/PCH chip dalam kondisi baik.

PM_SLP_S3# SLP_S5#,SUB#,SUSC#,SUSP# adalah signal laporani dari SB ke EC bahwa southbridge sudah bekerja .

EC_SLP_S3#SLP_S5#,mainon#EC_SUSB/C/P#,SUS_ON,VR_ON,Backlight_EN# dan lainnya adalah enable signal yang dikirim untuk mengaktifkan VS (Voltage switch) power .

  • Fariasi Nama nama Reset Signal pada EC yang berbeda merk dan seri.

Semua reset signal diatas dapat dicari pada pin pin EC ,terkadang pada merek dan seri EC yang sama pada motherboard yang berbeda ditemukan perbedaan letak pin pin ini walaupun kebanyakan memiliki nama ,letak pin dan fungsi yang sama.

Perhatikan gambar dibawah ini ,ada beberapa merk EC yang berbeda tentu saja dengan penamaan signal yang berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama. Contoh pada ENE signal switching yang ditriger oleh EC ke SB untuk mengaktifkan SB system switch  bernama PWRBTN_OUT#,sedangkan pada EC merek Nuvoton/winbond  bernama DNBSWON# dan pada merek ITE bernama SB_PWRBTN# .Walaupun demikian kita tetap bisa mengidentifikasi mereka dengan cara melihat datasheet EC yang bersangkutan.

  • Mendata Titik ukur dan nilai Reset Signal

 

  • Mendata dan cara menghitung urutan Pin Embedded controller (EC)

  • Data berbagai Merk dan seri EC Reset signal dan titik ukurnya

 

 

  • LVDS dan Cara mengidentifikasi signal pentingnya

Pendataan Power LCD_VCC sebesar ADP+ ,LCD_VDD 3V-bl_en# -bclk_on(3V) dan lainnya perlu dilakukan saat Laptop bisa melakukan boot up proses dan tampil pada external monitor tetapi bermasalah pada internal monitor .ciri cirinya setelah di switch penggunaan amper sudah tinggi dan lampu capslock menyala atau terlihat lampu hdd sudah berkedip kedip tanda bekerja.

Langkah pengukuran POWER LVDS (titik ukur pada soket LVDS/LCD Panel) diwajibkan

menggunakan shematic diagram untuk menghindari kesalahan pengukuran .hal ini dikarenakan tidak semua susunan pin sama walaupun jumlah soket pin LVDS berjumlah sama. Pengukuran LVDS juga diwajibkan memasang kabel/flexible ,jika tanpa kabel maka bebrapa fitur akan disable (dinonaktifkan). Juga perlu diingat tegangan 3VS baru hadir setelah power di switch on, pastikan pengukuran dilakukan setelah power di switch on .Pasanglah hitsink dan kipas agar processor dan chip tidak kepanasan selama proses pengukuran berlangsung.

  • Nama nama tegangan wajib hadir agar LVDS bekerja dengan baik.
  • -LCD_VCC atau disebut juga INV+ atau AC_INV dll,senilai ADP+/B+ (led inverter power suply)
  • -LCD_VDD senilai 3VS (Video power supply)
  • -ED_DATA senilai 3VS (Led data)
  • -ED_CLK senilai 3VS (led clock)
  • -INV_PWM senilai 3SV (inverter power management)
  • -BCLK_EN senilai 3VS (backlight lamp enable signal)
  • -BK_ON senilai 3VS (backlight lamp enable signal)

30 Pin soket LVDS

Pada diagram ini LCD_VCC bernama AC_INV yang bersumber dari ADP+/B+ .

ADJ_BK_CON adalah adjustment power suplay yg berubah tergantung setelan brighness yang digunakan .

BL_EN_CON adalah backligt atau led light enable signal ,tanpa tegangan ini maka lampu backlight akan mati atau gelap walaupun sebenarnya sudah tampil.

+3VS_LCD naa lainnya adalah LCD_VDD senilai 3Volt VS yang mana enable signalnya datang dari vga chip atau soutbridge bagi sirkuit yang tidak memiliki VGA chip.

Atau bisa dari processer (AFU) yang mana signal LVDS  enable di triger dari chip processor bagi sirkuit yang memiliki single chip (vga,sb dan processor tergabung dalam satu chip).

40 pin soket LVDS dengan LCD_VCC ini yg berbeda dengan soket 40 pin lainnya.

Berhati hatilah jika mengganti kabel flexible yg terlihat sama tapi kenyataannya bisa mengubungkan pin yang tidak semestinya,apalagi jika pin ADP+ terhubung ke ground dapat menyebabkan kabel hangus dan soket LVDS terbakar atau ADP+ masuk ke jalur DISP_ON/BCLK_ON atau INV_PWM yang bersumber dari EC yang tidak mampu menahan beban sebesar ADP+/B+.

  • Cara mencari LCD_VDD enable

LCD_VDD_EN# adalah signal enable yang bersumber dari Graphic chip ,baik sirkuit Discreet (memiliki sb dan vga chip sendiri sendiri)-UMA (vga dan sb gabung jadi 1) -AFU (vga dan processor gabung jadi satu) .

Merubah Video signal dari VGA chip ke Southbridge chip cukup dengan memindahkan jalur signal ini ke southbridge dengan cara memutus jalur signal dari VGA ke LVDS Power regulator dan menghubungkan southbridge signal enable ke Video power regulator .biasanya memiliki masing2 resitor pemutus.Dan tentu saja putuskan power salah satu chip yang dinon aktifkan cukup dengan melepas induktor .

titik ukur pada LVDS soket.

Rincian tegangan :

Pin 1 dan 2 LCD_BK_POWER bersuber dari ADP+/B+

pin 3,4,5 senilai 3VS

TX_OUT signal tidak dapat diukur dengan Volt meter

VDAJ pin 20 brightness power control

DISPON pin 21 enable signal brighness dari EC

LCD_VCC pin 22 dan 23 video power.

LCD_VCC lvds video power regulator

Sumber input pin 4 dan 6 dari +3VALW .tegangan ini sudah hadir sebelum di switch.

LVDS_DIGON adalah singnal enable 3VS (triger/driver gate)

LCD_VCC adalah output yg menjadi sumber tegangan LCD_VCC

Signal LCD_VDD_EN# dalam diagram BY7 dinamakan dengan LVDS+DIGON.

 

7.Cara menggunakan Boardviewer

Untuk mempercepat proses analisa yang setiap kali akan melakukan pendataan harus mencari datasheet IC nya dan terkadang tidak ditemukan, penggunaan boardview akan sangat membantu.

Board view adalah peta sebuah sirkuit ,kita dapat mencocokkan tata letak komponen pada sirkuit yang tidak menyediakan kode lokasi komponen. Saat kita ingin melihat deskripsi pin dari sebuah komponen , cocokkan tata letak komponen tersebut dengan yang ditampilkan boardviewer , layout pada boardviewer juga bisa dibolak balik jika komponen yang hendak dicari berada disisi lain dari yang ditampilkan.

Setelah menemukan komponen yang dicari ,klik pada komponen yang terlihat pada boardviewer dan aktifkan fitur show pin . maka pin dan letak masing masing nama signal dan power akan terlihat dan dapat sebagai acuan titik pengukuran.

Untuk mengetahui hubungan antar signal dan power ,dimana sumber input output dapat mengunakan fitur SHORT ,maka semua komponen yang dilewati oleh satu nama signal atau power akan terlihat pada boardviewer.

  • Table jenis file Boarview dan software pendukungnya serta link downloadnya

 

Berikut jenis/type file boardview yang sering dijumpai dan software boardviewer yang bisa menjalankannya :

BOARDVIEW SOFTWARE
Filetype Nama Software Link download
.ASC ASUS BOARD VIEWER TSICT  ver:1.6 ASUS_TSIC.zip
.BRD  TopTest BoardVIew R4   BoardViewR4.zip
 BoardView R5.0(GR) BoardView_5.0_GR_.zip
Test Link BRD Viewer ver:2.2 BRD-T_link01_new_.zip
LANDREX TEST LINK ver:1.0 T_link01.zip
LANDREX TEST LINK ver:2.2 T-link1_v22.zip
Allegro FREE Physical Viewer Allegro_Free_Physical_Viewer_15.7.zip
HE Board View HE_Board_View.zip
.BDV  HONHAN BDV BoardViewer BDV-BoardView.zip
.BV ATE BV Boardview ver:1.3.0 bview.zip
.BV2 BoardView ver:2.0.1  BoardView2.zip
.CAD Samsung .cad boardviewer CAD.zip
.CST IBM LENOVO  Card analisis support tool ver:3.32 Castw.zip
.DWG Free software. For Windows 7/8 and Windows XP / Vista CADSeeV4-Touch.zip 
CADSeeV4-x86.zip
.F2B Unisoft VIEW MARKUP  .F2B and many more place5-F2B.rar
.FZ  PCB Repair Tool. CTRL+F10 to open from FAB folder. CTRL+F11 to open from custom folder. If error 203 appears please restart aplication PCBRepairTool.zip
.GR GR format viewer BoardView ver.5 BoardView_5.0_GR__1.zip
.IGE .IGE file format viewer. CB/TEST Graphical editor ver:3.3.2. Can open .CAD file too. IGE_CAD_VIEWER.zip
.TSL FU KANG .TSL file format viewer. Must install before use. FU_KANG_VIEWER.zip
.TVW Tebo IctView Ver:3.0  TeboView_DeHua.zip

 

 

  • Cara menggunakan Boarviewer
  • 1 PCB Repaire Tools Bordviewer software

 

Setelah Mendownload dan menginstal boardviewer software ,tentu saja kita membutuhkan file boardview motherboard yang sedang dikerjakan .Contoh Asus X450 CC ,file boardview akan memiliki extensi FZ yang bisa di jalankan oleh PCB Repair tools.

Kemudian tekan CTRL+F11 untuk membuka file ,

Kemudian open file yang bersangkutan ,contoh file X450CC 2.1.60NB01E0-MB3010.FZ

Setelah file terbuka klik View untuk merubah tampilan layout yang bisa dibolak balik dengan menekan Top atau Button ,untuk membesarkan dan mengecilkan tekan zoom in zoom out.

Lalu cocokkan layout dengan motherboard yang akan didata ,seperti gambar diatas untuk melihat detil pin pin pada processor zoom in pada processor, untuk menampilakan kode komponen tekan show revdes dan untu menampilkan deskripsi pin tekan pinnumber and netname.

  • 2 Cara Mencari Titik ukur Reset signal pada Boardviewer

Klik pada tulisan EC_RST#.

EC_RST# akan terlihat berwarna orange pada boardviewer ,kemudian zoom in pada EC_RST.

Lalu cari titik tersebut pada motherboard untuk dilakukan pengukuran .

Pada boardviewer juga akan terlihat komponen apa saja yang terlibat dalam menghadirkan EC_RST,jika titik ukur pertama bernilai 0Volt maka kita dapat mendata komponen lainnya yang terhubung ke EC_RST# untuk mencari titik hilangnya signal tersebut dan mencari komponen pembangkit signal EC_RST untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk melihat titik ukur Reset signal kita dapat langsung membuka layout Embedded controller (EC) sebagaimana layout gambar dibawah ini :

Untuk melihat tutorial software secara detil dapat dilihat dengan cara menekan tombol F1.

copyright-adiedkhaz

Gejala dan analisa kerusakan pada laptop komputer

Gejala-gejala kerusakan dan standard pemeriksaan .

1.Hank , Restart,gagal loading ,Blue screen, tidak bisa di instal OS

-Software checking

Untuk mengetahui apakah yang bermasalah seputaran  software ,coba hidupkan Laptop tanpa menggunakan hardisk (Hdd). biasakan melepas battrai saat pemeriksaan.

Hidupkan Laptop masuk kemudian masuk ke bios setup (F2/F10/dell)  ubah settingan ke setup defauld (f)9 kemudian save and exit (F10 enter).Gunakan WINDOW X Teknisi Indonesia atau Hirent boot utility (f11 atau F12 untuk merubah boot option-boot from usb fdd/cd- atau merubah setingan boot priority kepada usb hdd . jalankan windows mini dari usb fdd atau cd lakukan pengecekan system, jika tidak ada masalah kemungkinan besar permasalahan terletak  pada HDD atau Operating systemnya

 

Recovery system atau Instal ulang OS(windows/mac/linuk) jika masih bermasalah coba jalankan dengan menggunakan HDD lain.jika normal berarti permasalahannya terjadi pada HDD drivenya.

Jika analisa tersebut diatas sudah dilakukan ternyata masih bermasalah,kita lakukan analisa berikutnya:

-Hardware cheking.

Lepaskan semua device(hdd,optick,keyboard,Lcd,wifi,modem,battery c-mos,battery pack dll) biarkan processor , memori sodim,hitsink fan terpasang,

Hidupkan Laptop dengan menggunakan Lcd external,keyboard external dan Hdd.

jika Laptop berjalan dengan normal,berarti salah satu device yang telah di lepas ada yang bermasalah,

Pasang kembali device satu persatu untuk mengetahui device  yang bermasalah.

Jika prosedur diatas telah dilakukan tetapi Laptop masih bermasalah,dapat kita pastikan permasalahan terletak  pada circuit motherboard .

Sebelum melakukan pengecekan pada componen yang tertanam(onboard),kita mulai melakukan pengecekan pada komponen yang non onboard terlebih dahulu.

-Pengecekan pada ram/sodim,lakukan penggantian memori atau dengan memindahkan memori ke soket yang lainnya untuk mengetahui apakah hanya soket memori yang bermasalah.

-Lakukan analisa yang sama seperti diatas pada procesor.

jika permasalahan masih terjadi dapat kita pastikan permasalahan terjadi pada komponen motherboard .Jika blue screen /restart saat booting /loading OS ,cek vccore spike (lonjakan tegangan) umumnya terjadi pada sirkuit yang menggunakan kapasitor  tokin yang melemah atau kekurangan daya dan membutuhkan penggantian Tokin yang short atau penambahan beberapa kapasitor sebagai penguat arus. Atau permasalah bisa juga disebabkan oleh  southbridge yang gagal fungsi karena koneksi BGA tidak sempurna,ME region corrupt atau microcontroller (main bios).

Kemungkinan masalah lain yang menjadi penyebab adalah  konflik pada dual VGA atau VGA chip melemah atau kekurangan daya atau koneksi  BGA  merenggang atau teroksidasi ,cirinya sebelum VGA driver terinstal proses loading OS berhasil ,begitu VGA driver diinstal VGA chip gagal fungsi kemudian bluescreen atau restart.

  1. .Power hidup,bisa masuk windows tetapi battery tidak terdeteksi.

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Premium Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

TUTORIAL PENGGUNAAN SVOD VERSI3

Kelengkapan Paket SVOD:

SOFTWARE DAN DRIVER

  1. Download software dan driver di link                                            http://svod-project.com/ru/download
  2. Install Driver dan Software
  3. Install Microsoft Netframework pada Windows 7

Langkah langkah Penggunaan:

Pasang SVOD Board pada SVOD Programer

Posisi pin 1 berada pada baris ke 5 pada soket SVOD Programer

Posisi SVOD yang sudah terpasang pada SVOD programmer

 

Ambil Motherboard yang EC/SIO nya ingin diprogram ,lalu pilih kabel flexible yang akan di gunakan dan pasang pada soket keyboard.

Pastikan kabel flexible yang cocok dengan pin out keyboard yang akan diprogram kemudian hitung jumlah pin pada keyboard tersebut untuk memastikan pin out yang sama pada programmer.

Sambungkan kabel usb dari SVOD ke Laptop/computer

Jalankan Sofware SVOD Versi3 dan pastikan bunyi Beep 1kali pertanda kabel telah terhubung ,jika bunyi Beep tidak keluar maka lepas dan pasang kembali kabel usb.

Sambungkan kabel ground dari keyboard module ke motherboard yang EC/SIO nya akan di program,untuk diketahui bahwa kabel ground tidak terdapat pada paket SVOD. Kita dapat menggunakan kabel HDD external USB2 atau kabel DVD external atau yang serupa .

KABEL GROUND

Pilih type ic yang akan di program: SPI25FLASH/ITE / ENE /MEC/ Nuvoton / SMSC dll

Konfirmasi bahwa ITE ic yang dipilih untuk di program.

Kemudian Klik  setup dan pilih “Select the motherboard”

Pilih type motherboard yang akan diprogram

Lalu klik setup dan pilih edit motherboard untuk memastikan pin out programmer sudah sama dengan type motherboard yang akan di program

Lalu pilih type Motherboard untuk melihat pin outs sudah sesuai.

Jika motherboard belum ada dalam data base SVOD programmer maka kita dapat mendownload data pin out online langsung dari software svod .Pastikan Laptop/computer terhubung ke internet sebelum masuk ke database online .

Berikut langkah mendownload data base pin out online.

Pilih Setup dan klik Online Database .

Lalu klik Coonect to server ,kemudian pilih type motherboard yang dibutuhkan dan download pin out file

File pin out akan langsung masuk ke database SVOD programmer .

Kemudian akan ada perintah untuk menghubungkan power pada software

.

Colok adaptor ke motherboard

Kemudan klik tombol Read ID

Jika sudah terbaca maka akan tampil seperti ini

Lalu klik Baca (Read)

Setelah File EC/SIO terbaca ,pertama tama sebaiknya file bawaaan di save terlebih dahulu dengan cara klik save pada panel diatas SVOD programmer dan simpan ke dalam hard disk laptop atau computer . Jangan lupa memberikan nama file tersebut sesuai dengan kode motherboard yang bersangkutan. Setelah di backup hapus file yang ada di EC/SIO dengan cara menekan tombol erase,tunggu sampai proses penghapusan selesai  lalu siapkan file yang mau di reprogram dengan cara klik tombol open dan ambil file yang tadi telah disiapkan. File EC yang teruji bisa didapati dari motherboard normal yang pernah kita backup/save melalui SVOD software atau juga bisa didapati dari forum forum teknisi yang banyak tersebar di media social dan internet.

Setelah memiliki file yang dibutuhkan kemudian klik erase untuk menghapus program yang lama dan open file yang akan di masukkan dan write (tulis) .

Biasanya settingan defould svod pada saat write maka secara otomatis software akan menghapus kembali,blank checking,write dan terakhir Verify pertanda file baru telah berhasil di program kedalam EC

 

Berikut Cara mensetting pin out bagi motherboard yang tidak ada dalam database online serta menguploadnya ke dalam database online agar nantinya bermanfaat bagi orang banyak.

Klik Setup buka Edit motherboard

Kemudian tampilan SVOD akan terbuka seperti gambar dibawah ini :

Kemudian dengan menggunakan schematic atau Board viewer software cari soket keyboard untuk mendapatkan data Pinouts untuk motherboard yang akan di reprogram.

Lalu masukkan nama nama pin out yang ada di schematic atau board viewer ke dalam setingan pin out yang ada dalam SVOD software seperti gambar di bawah  ini.

Contoh : KS01 pin 11,KS10 pin 13,KS05 pin 15,KS02 pin 16,KS04 pin 17 ,KS06 pada pin 19 ,rubah pin out yang ada pada SVOD software sesuai dengan data yang ada pada pin pin soket keyboard sesuai dengan board view atau schema motherboard yang akan kita edit mulai dari pin 1 sampai ke pin yang terakhir. Untuk diketahui bahwa jumlah pin pin out ini tidak selalu sama . Berbeda motherboard maka berbeda pula jumlah dan penempatan nama nama pin outnya walaupun beberapa motherboard ada yang sama. Jika nama nama pin out yang ada pada schematic atau motherboard tidak ada pada settingan SVOD software maka pilihlah opsi NOT USE ,karena tidak semua pinout pada motherboard dibutuhkan untuk melakukan pemrograman. Kemudian tekan save dan berikan nama sesuai dengan motherboard yang bersangkutan dan upload pinouts file . Tunggu sampai ada konfirmasi upload ok pada kolom console pertanda upload pinouts file sukses.